Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 Juli 2017 | 01:43 WIB

Dicabut Izin Ritel yang Mainkan Harga

Oleh : M Fadil Djailani | Sabtu, 15 April 2017 | 15:40 WIB
Dicabut Izin Ritel yang Mainkan Harga
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILACOM, Jakarta -- Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengancam para pedagang, khususnya pedagang pasar ritel atau modern yang memainkan harga menjelang datangnya bulan puasa dan lebaran tahun ini.

Ancaman tersebut menurut politisi Partai NasDem adalah pencabutan hak izin pemasaran di pasar ritel.

"Saya sudah laporkan di pasar retail modern kenapa kita masuk di sana karena dia price leader. Harga gula enggak peduli merek apapun Rp12.500, enggak boleh lebih dari itu. Kalau ada kita copot," kata Enggar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Sabtu (15/04/2017).

Dia mengatakan penting sekali untuk memantau terus perkembangan harga kebutuhan pokok menjelang puasa dan lebaran. Makanya, dia menyasar pasar ritel modern, lantaran kata dia pasar ini merupakan price leader bagi harga-harga kebutuhan yang lain.

Dampaknya, kata dia, turunnya harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional.

"Saya ke pasar tradisional turun dari Rp13.500 menjadi Rp13.000 untuk satu komoditi gula. Saya kasih tahu jual Rp12.500 karena di pasar modern sudah segitu. Kalau anda jual segitu enggak akan laku. Dulu kenapa yang Rp13.500 laku karena di pasar modern jual Rp15.500. Makanya saya suruh turunin, kalau enggak ya, enggak bisa bersaing," paparnya.

"Kedua minyak goreng curah masih Rp11.700 rata-rata, saya bilang harus Rp10.500. Untuk itu minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000 merata semuanya sampai di Hypermart Jaya pura, daging beku Rp80.000 dan merata semuanya dan semua sudah ada. Pasar ritel moderen baik daging beku atau daging sapi beku Rp80.000 dan ada semuanya hingga saya evaluasi September. Yakin saya mereka akan patuh, kalau bermain-main dengan itu ya enggak bisa dagang," tandasnya. [lat]

 
x