Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 26 April 2017 | 07:16 WIB

Harapan Besar Jokowi di Tol Akses Tanjung Priok

Oleh : M fadil djailani | Sabtu, 15 April 2017 | 17:40 WIB
Harapan Besar Jokowi di Tol Akses Tanjung Priok
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Hari ini (Sabtu, 15/04/2017), Presiden Joko Widodo meresmikan tol akses Tanjung Priok bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Tol senilai Rp 4,1 triliun ini merupakan proyek bantuan Pemerintah Jepang melalui JICA (Japan International Cooperation Agency), dengan panjang 11,4 kilometer (km).

Jokowi bilang, tol akses Tanjung Priok diharapkan bisa mendorong daya saing perekonomian nasional. Sebagai pelabuhan utama dan terbesar di Indonesia, Tanjung Priok merupakan pintu gerbang bagi kegiatan ekspor-impor Indonesia. "Jalan tol ini akan memberikan daya saing percepatan pelayanan kita. Daya saing pelayanan dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok," kata Jokowi.

"Kita harus ingat bahwa Tanjung Priok ini adalah main port kita, pelabuhan utama kita. Di mana sebelum disebarkan ke pelabuhan lain semuanya ke Tanjung Priok. Setelah dioperasikan kecepatan kontainer untuk masuk ke kapal, kecepatan kontainer keluar bisa dilayani dengan baik," kata Jokowi.

Nantinya, kata Jokowi, tol akses Tanjung Priok mampu dilalui 3.600 kontainer. Di mana, keberadaan tol ini bisa mencegah kemacetan dan ketepatan waktu. Dengan demikian, efisiensi biaya logistik dari perusahaan di tanah air, bisa semakin meningkat.

Asal tahu saja, tol akses Tanjung Priok merupakan bagian dari ruas Tol Lingkar Luar (Jakarta Outer Ring Road/JORR) yang memiliki panjang 69,77 km. Tol akses Priok termasuk program pembangunan tol prioritas sepanjang 1.000 km hingga 2019. Dan termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tertuang dalam Perpres Nomor 3 Tahun 2016.

Tol ini terdiri dari lima seksi yakni Seksi E-1 Rorotan-Cilincing (3,4 km), E-2 Cilincing-Jampea (2,74 Km), E-2A Cilincing-Simpang Jampea (1,92 km) dan NS Link Yos Sudarso-Simpang Jampea (2,24 Km) dan NS Direct Ramp (1,1 km).

Selain tersambung dengan JORR, tol akses Tanjung Priok juga terhubung dengan tol dalam kota dengan biaya konstruksi mencapai Rp4,1 triliun. Ruas tol ini dibangun dengan menggunakan struktur elevated slab.

Setelah diresmikan pada hari Minggu, 16 April 2017, ruas tol ini sementara akan dioperasikan tanpa tarif selama 1 (satu) bulan. Kementerian PUPR saat ini sedang melakukan proses penetapan operator dan penetapan tarif integrasi 2 (dua) ruas tol, yakni JORR dan akses Tanjung Priok. Untuk sementara, pengoperasian tol akses Tanjung Priok akan dijalankan PT Jasa Marga dan PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP). [ipe]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x