Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 19:44 WIB

Antrian Panjang Pengusaha Asing di KEK Bitung

Oleh : - | Senin, 17 April 2017 | 14:50 WIB
Antrian Panjang Pengusaha Asing di KEK Bitung
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Manado - Sedikitnya 19 investor dari dalam dan luar negeri, kesengsem untuk membenamkan modalnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Bisnis apa yang mereka minati?

"Pengembangan KEK Bitung tidak main-main, saat ini sudah ada 19 investor yang menyatakan siap masuk," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Sulawesi Utara, Jenny Karouw di Manado, Senin (17/4/2017).

Kata Jenny, ke-19 investor tersebut, terlihat sangat serius untuk berinvestasi di KEK Bitung. Saat ini mereka menunggu KEK tersebut dioperasikan.

Saat ini, kata Jenny, Pemprov Sulut sedang menyiapkan satu BUMD khusus menangani investasi di KEK Bitung. Kepemilikan BUMD yang diberi nama Sulut Membangun itu, mayoritas digenggam Pemprov Sulut. Sisanya bisa saja pemda atau pihak swasta.

Tim Pokja KEK Bitung Provinsi Sulut Dr Joubert Maramis mengatakan investor dari negara-negara di Asia Pasifik mulai melirik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung yang akan segera beroperasi.

Joubert mengatakan ada puluhan investor dari luar yang ingin mengembangkan usahanya di KEK Bitung. "Saat ini sudah ada dari Korea Selatan, Tiongkok, Malaysia dan masih banyak lagi, yang akan berinvestasi di KEK Bitung," kata Joubert.

Memang dalam KEK Bitung, katanya, yang akan dikembangkan produk perikanan, perkebunan dan logistik yang memiliki daya tarik yang besar bagi para investor asing.

"Oleh karena itu, para pemangku kepentingan harus diberi pemahaman, minimal pelayanan harus berstandar internasional, karena kita akan bertransaksi secara internasional," kata Joubert. [tar]

Komentar

 
x