Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Mei 2017 | 01:51 WIB

Forum IMF-WB Spring Meeting 2017

Menkeu Ani Ingin Intip Harta WNI di Luar Negeri

Oleh : M fadil djailani | Selasa, 18 April 2017 | 00:39 WIB
Menkeu Ani Ingin Intip Harta WNI di Luar Negeri
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Hari ini (Selasa, 18/4/2017) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal terbang ke Washington DC, AS untuk memenuhi undangan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (WB).

Pertemuan bertema Spring Meeting 2017 ini, digelar 19-24 April 2017, mengundang menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari seluruh dunia. Dan, lembaga kemasyarakatan sipil internasional (international civil society), serta akademisi, dan swasta.

Rencananya, Sri Mulyani akan mengusung isu keterbukaan informasi perpajakan atau Automatic Exchange Of Information (AEoI). Di mana, Sri Mulyani ingin mengorek informasi tentang harta atau aset milik Warga Negara Indonesia (WNI) yang banyak disimpan di negeri surga pajak (tax havens).

"Kami akan manfaatkan Spring Meeting untuk menaikkan kerjasama dalam hal AEoI karena ini salah satu point penting di G20 dan dikelola oleh OECD. Ini keuntungan kami untuk dapat info keberadaan harta dan info Wajib Pajak yang tempatkan hartanya di negara lain," paparnya di Kantor Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK), Jakarta, Senin (17/04/2017).

Ani, sapaan akrab Sri Mulyani sangat berharap AEoI bisa benar-benar ditegakkan. "Kami harap itu tidak jadi mekanisme untuk hindari pajak. Komitmen AEoI sangat kuat, kita bisa dapat banyak manfaat," kata Ani.

Selain itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menginginkan seluruh dunia yang hadir dalam Spring Meeting IMF and WB 2017 ini, mendukung niat Indonesia masuk The Financial Action Task Force (FATF).

"Kami akan terus meminta dukungan bagi Indonesia untuk jadi anggota FTAF, ini kerja sama Internasional untuk berantas TPPU untuk kegiatan teroris, drug, human trafficking, atau yang lain. Indonesia sebagi negara besar dan berdaya tarik penting untuk jadi anggota FATF untuk hindarkan Indonesia sebagai tempat TPPU dari ilegal activities," kata Ani. [ipe]

 
x