Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 16:39 WIB

Menkeu Ani Bandingkan Kinerja dengan Bambang

Oleh : M fadil djailani | Selasa, 18 April 2017 | 06:29 WIB
Menkeu Ani Bandingkan Kinerja dengan Bambang
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Mantan Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan sejumlah capaian yang dinilai lebih baik ketimbang era sebelumnya.

Sri Mulyani mengatakan, penerimaan negara hingga 31 Maret 2017 mencapai Rp295,1 triliun. Atau 16,9% dari target APBN 2017 sebesar Rp1.750,3 triliun. Dirinya merasa bangga karena hasilnya lebih bagus ketimbang penerimaan di kuartal I-2016 yang mencapai Rp247,5 triliun atau 13,9% dari target APBN-P 2016.

"Pendapatan negara secara total ini lebih tinggi tahun ini. Dari sisi pajak, penerimaan pajak telah mencapai Rp 237,7 triliun atau 15,9 persen. Ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, Rp204,5 triliun atau 13,3 persen dari total APBN," papar Ani, sapaan akrabnya di Kantor Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK), Jakarta, Senin (17/04/2017).

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga mengalami kenaikan ketimbang diperiode yang sama. "PNBP juga meningkat cukup tinggi dengan Rp57,4 triliun sampai 31 Maret 2017, atau lebih tinggi dari tahun lalu yang Rp42,9 triliun. PNBP ini telah mecapai 22,9 persen dari total APBN," kata Ani.

Sementara belanja negara, lanjut Ani, sampai 31 Maret 2017, sudah terserap Rp400 triliun dari pagu Rp 2.080 triliun. "Ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang Rp 390,9 triliun. Belanja pemerintah pusat atau kementerian dan lembaga (K/L) Rp92,4 triliun lebih tinggi dari tahun lalu. Jauh lebih tinggi dibanding tahun lalu sebesar dari Rp82,7 triliun," kata Ani.

Sementara belanja non K/L, lanjut Ani, hampir sama, yaitu 20,4%. Nominalnya Rp112 triliun (2017) versus Rp 110 triliun (2016). "Transfer ke daerah realisasinya Rp 195,2 triliun atau 25,5 persen," tandasnya.

Dari paparan ini, Menkeu Ani kelihatannya ingin membandingkan kinerjanya dengan era sebelumnya yakni Bambang PS Brodjonegoro. Mana yang lebih baik? [ipe]

Komentar

 
x