Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Mei 2017 | 01:51 WIB

Arti Pertemuan Trump dan Jinping Bagi Menkeu Ani

Oleh : M fadil djailani | Selasa, 18 April 2017 | 09:09 WIB
Arti Pertemuan Trump dan Jinping Bagi Menkeu Ani
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, beberapa waktu lalu, diharapkan memberi angin segar bagi perdagangan dunia.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengaku, sangat mengapresiasi pertemuan kedua pemimpin tinggi dunia itu, bertempat di Mar-a-Lago, Florida.

Tentu saja, seluruh pihak berharap adanya hasil yang psoitif. "Pertemuan Trump dan Xi Jinping ada hasil yang menghindarkan dari berbagai spekulasi negatif misal trade regulation, penggunaan curtency yang dianggap akan jadi faktor pengganjal keduanya. Tapi Trump sampaikan banyak statement perubahan yang cukup besar terhadap pandangan Trump mengenai hubungi dengan China," ujar Sri Mulyani di Kantor Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kementerian Keuangan (BPPK), Jakarta, Senin (17/04/2017).

Sri Mulyani bilang, pertemuan tersebut berdampak untuk mengurangi ketidakpastian ekonomi global. Alasannya, kedua negara ini punya peran penting bagi perputaran roda ekonomi global. Yang diharapkan bisa memberikan efek positif bagi Indonesia yang menjadi mitra dagang utama kedua negara itu.
"Kalau tren positif ini terjaga maka dari China ketidakpastian dari luar akan bisa dikelola," tambah Mulyani.

Sekedar mengingatkan, Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis adanya peningkatan ekspor nonmigas ke China pada Maret 2017. "China jadi tujuan utama ekspor nonmigas Indonesia, mengalahkan Amerika Serikat (AS)," ujar Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto.

Kecuk menjelaskan bahwa total ekspor komoditas nonmigas Indonesia ke negeri Tirai Bambu tersebut sepanjang kuartal I 2017 mencapai US$4,69 miliar.

Dan, China menjadi negara tujuan ekspor terbesar bagi Indonesia untuk produk nonmigas. Disusul AS dengan total ekspor US$4,29 miliar.

Adapun ekspor nonmigas Ke China berupa bahan bakar mineral, lemak dan minyak nabati, crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah, perhiasan permata, kendaraan dan peralatan listrik. [ipe]

 
x