Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 29 April 2017 | 02:53 WIB

Pak Jokowi, Harga Ikan dan Ayam Mulai Mahal

Oleh : - | Jumat, 21 April 2017 | 01:39 WIB
Pak Jokowi, Harga Ikan dan Ayam Mulai Mahal
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Sukabumi - Sebulan jelang bulan suci Ramadan, harga ayam potong (broiler) dan ikan nila di Kota Sukabumi, Jawa Barat, terus merangkak naik. Kalau dibiarkan pasti semakin menguras kocek rakyat.

"Mendekati Ramadhan ini umat muslim banyak melakukan kegiatan keagamaan seperti Isra Miraj, Rajaban dan lain-lain sehingga permintaan kedua komoditas tersebut meningkat imbasnya harga ikut merangkak naik," kata Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Sukabumi, Ayep Supriatna di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (20/4/2017).

Informasi seputar harga daging ayam di pasar tradisional, mencapai Rp33 ribu per kilogram. Sebelumnya sebesar Rp32 ribu/kg. Sedangkan untuk ikan nila naik Rp1.000/kg dari Rp25 ribu menjadi Rp26 ribu per kilogram.

Faktor kenaikan harga dari kedua komoditas tersebut adalah tingginya permintaan, namun pasokan turun. Hingga saat ini persediaan masih mencukupi.

Masih kata Ayep, harga ayam potong berpeluang untuk terus naik. Khususnya mendekati Bulan Puasa Ramadan (H-7), permintaan dipastikan melonjak tajam. "Sudah menjadi tradisi warga di Sukabumi khususnya umat muslim medekati Ramadhan melakukan berbagai kegiatan seperti botram atau makan bersama baik dengan keluarga maupun teman," papar Ayep.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk ucapan rasa syukur dan bahagia bisa bertemu lagi bulan suci yang dinanti seluruh umat muslim di segala penjuru dunia. "Biasanya harga ayam potong maupun nila kembali turun setelah H+7 Ramadan dan akan kembali naik pada H-7 Idul Fitri," tambah Ayep.

Namun pihaknya mengimbau kepada warga agar tidak panik sehingga melakukan langkah untuk memborong berbagai macam kebutuhan pokok yang imbasnya harga menjadi melonjak. Selain itu, pemerintah juha menjamin ketersediaan pangan utama.

Di sisi lain, untuk harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras masih normal adapun harganya untuk jenis Ciherang Rp9.600/kg, IR 64 KW 1 Jampang Rp9.200/kg dan IR 64 KW 2 Jampang Rp9 ribu/kg. [tar]

x