Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 Juli 2017 | 19:46 WIB

Dukungan Program DP 0%, Lippo Sebut Hoax

Oleh : - | Jumat, 21 April 2017 | 14:38 WIB
Dukungan Program DP 0%, Lippo Sebut Hoax
Direktur Humas Lippo Grup Danang Kemayan Jati - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Terkait pemberitaan soal Lippo mendukung program DP 0% dan rumah Rp 350 juta yang digagas calon gubernur baru DKI Jakarta, Anis Baswedan, mendapat bantahan. Begini pelurusannya.

Direktur Humas Lippo Grup Danang Kemayan Jati mengatakan, pemberitaan bahwa Lippo mendukung program kampanye paslon Pilgub DKI Anis-Sandi yaitu DP rumah 0% serta rumah Rp 350 juta, adalah tak benar. "Lippo tidak ada rencana ataupn ingin melakukan itu," paparnya dalam rilis kepada media di Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Kata Danang, informasi yang berkembang seolah-olah Lippo mendukung program DP 0% serta rumah Rp 350 juta, dikutip di sosmed berdasarkan suatu acara ekonomi. "Tentunya pasti Lippo mengharapkan kemanjuan ekonomi dan juha berperan dalam semua hal yang bisa membantu kalangan tidak mampu. Termasuk affordable living dan mass housing yang dilakukan di banyak negara besar bagi warganya," papar mantan Kepala Humas BPPN itu.

"Sementara ini, Lippo belum dan tak ada rencana . Dan juga bukan pengembang pertama yang melakukan penjualan rumah Rp 350 juta seperti informasi yang beredar," kata Danang.

Okelah Danang membantah. Hanya saja, Direktur Lippo John Mochtar mengatakan rencana untuk menemui pasangan Anis-Sandi. Pernyataan diungkap cucu pendiri Lippo Grup Mochtar Riady dalam acara The Economist Events di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis (20/04/2017). "Kami tertarik sekali, dan itu baik sekali dan kami akan mendukung," kata John.

"Mungkin nanti suatu hari silaturami, sekalian memberi ucapan selamat. Serta bicara, dan minta masukan di mana kita bisa kerja sama," John menambahkan.

Putera dari James Riady ini bilang, sebetulnya tidak ada yang keliru dari program Anies-Sandi tersebut. Saat ini, harga rumah di DKI Jakarta sebesar Rp 350 juta/unit, sangat memungkinkan.

Perhitungannya, ongkos membangun rumah atau apartemen sekitar Rp 4 juta-Rp 5 juta per meterpersegi. Luas rumah untuk satu keluarga yang terdiri dari 4 orang, dengan satu kamar mandi, sekitar 40 meterpersegi. Kalau dikalikan Rp 4 juta dengan 40 meterpersegi, hasilnya Rp 160 juta. "Lalu dijual Rp 300 juta saja, itu sudah dobel. Ada baiknya dibangun ke atas (vertikal)," pungkas John. [ipe]

 
x