Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 29 April 2017 | 02:54 WIB

Bertemu Pence, Jonan Ungkap Peluang Bisnis Energi

Oleh : Uji sukma medianti | Jumat, 21 April 2017 | 16:50 WIB
Bertemu Pence, Jonan Ungkap Peluang Bisnis Energi
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Saat mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu Wakil Presiden AS Michael R Pence di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (20/4), Menteri ESDM Ignasius Jonan menyebut peluang kerja sama bidang energi.

"Perbincangan sektor energi dalam lingkup yang lebih makro, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kerja sama perekonomian antara kedua negara," jelas Jonan dikutip dari laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Jonan berjanji akan mengoptimalkan US Power Working Group for Indonesia. Kelompok bisnis di sektor ketenagalistrikan ini terbentuk sejak 25 September 2015.

"Saya akan terus menjalin kerja sama melalui kelompok bisnis yang sudah dibentuk ini, terutama karena kita juga memiliki target peningkatan rasio elektrifikasi hingga 99 persen di 2019 dan 100 persen di 2020," tutur Jonan.

Di mana, US Power Working Group for Indonesia beranggotakan 42 perusahaan dan 11 Badan Pemerintah AS. Kelompok bisnis ini dibentuk guna mendukung program 35.000MW yang dicanangkan era Presiden Joko Widodo.

Selain subsektor Ketenagalistrikan, lanjut Jonan, Amerika Serikat juga ingin menjajaki kerja sama di subsektor Energi Baru Terbarukan (EBT). "Pada subsektor EBT juga telah terjalin kerja sama melalui pemanfaatan teknologi yang tepat untuk mengubah sampah menjadi energi listrik. Diharapkan terjalin terjalin kerja sama yang lainnya juga di EBT ini," lanjut Jonan.

Sementara, Pence menegaskan, kunjungan kali ini untuk meningkatkan kemitraan strategis antara kedua negara. "Kami ingin memprioritaskan Indonesia sebagai rekan bisnis di sektor energi," ungkap Pence. [ipe]

x