Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 28 Juni 2017 | 22:56 WIB

Wapres Pence Datang Lahirkan 9 Kesepakatan Bisnis

Oleh : - | Jumat, 21 April 2017 | 17:27 WIB
Wapres Pence Datang Lahirkan 9 Kesepakatan Bisnis
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kunjungan kenegaraan Wapres AS Mike Pence ke Indonesia, pada 19-21 April 2017, benar-benar membawa berkah. Lahir 9 kesepakatan bisnis, mudah-mudahan konkret.

Berdasarkan rilis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Jumat (21/4/2017), 9 kesepakatan bisnis itu terdiri atas dua penandatanganan yang disaksikan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wapres AS Mike Pence.

Kedua kesepakatan yang dimaksud adalah pasokan gas alam cair (LNG) sebesar 1 juta ton per tahun dari ExxonMobil ke PT Pertamina (Persero) selama 20 tahun, mulai 2025. Kedua, kerja sama antara Pacific Infra Capital, PT Infra Cerdas Indonesia, dengan PT PLN (Persero) untuk pemasangan smart-metering di jaringan listrik Jawa-Bali.

Sedangkan tujuh penandatanganan kesepakatan bisnis yang disaksikan Menteri ESDM, Ignasius Jonan. Terdiri dari kerja sama PLN-Power Phase untuk pemasangan turbo phase booster system pada PLTG.Dengan terpasangnya turbo phase, bisa mengurangi konsumsi bahan bakar, mengurangi emisi, dan memperbesar output listrik yang dihasilkan.

Kedua, kerja sama PLN dan Applied Materials Inc untuk pemasangan fault current limiter. Tujuannya untuk mengurangi fault current levels di jaringan listrik Jawa Barat. Selain itu, Applied Materials berkeinginan untuk melakukan studi kelayakan untuk teknologi tersebut pada gardu induk berkapasitas 500 kV.

Ketiga, kerja sama PLN-Halliburton untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Tulehu, Ambon dan strategi jangka panjang pengembangan panas bumi.

Keempat, kerja sama PT Jababeka Infrastructure dan Greenbelt Resources untuk pengembangan fasilitas waste to resource di kawasan insustri Jababeka yang akan disebut JababECO.

Kelima, kerja sama TNI Angkatan Udara Indonesia dengan Lockheed Martin terkait teknologi "sniper advanced targeting pods" (ATP).

Keenam, kerja sama PT Dirgantara Indonesia dan Honeywell untuk penyediaan 34 mesin turboprop TPE331. Terakhir, kerja sama Pemerintah Samarinda dan NextGen untuk proyek low carbon waste-to-electricity.

Dalam kesempatan tersebut, diumumkan juga kerja sama yang telah ditandatangani sebelumnya, yaitu antara PLN dan General Electric (GE) terkait pengadaan turbin yang paling efisien, membantu menekan harga, dan mereduksi emisi karbon.

GE dan mitranya telah mendukung beroperasinya 600 MW pembangkit listrik dalam proyek 35.000 MW dan akan mensuplai tambahan pembangakit listrik sebesar 2.650 MW.

Selain itu, juga diumumkan kerja sama PLN dan Ormat Technologies dalam penyelesaian PLTP Sarulla 3x110 MW dengan total investasi sekitar US$1,7 miliar. Di mana, dana investasi US$260 juta berasal dari Ormat.

PLTP Sarulla Unit I telah beroperasi secara komersial sejak Maret 2016. Pembangkit tersebut akan menjadi terbesar di dunia dan PLTP paling efisien di Indonesia.

Kunjungan Pence ke Indonesia ini, selain untuk memperdalam hubungan ekonomi, juga berupaya untuk meningkatkan kerja sama keamanan regional bersama, meningkatkan hubungan dan pertukaran antarmasyarakat. [tar]

 
x