Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Agustus 2017 | 15:32 WIB

Di Pasar Klewer, Jokowi Ucapkan Keinginannya

Oleh : - | Jumat, 21 April 2017 | 17:58 WIB
Di Pasar Klewer, Jokowi Ucapkan Keinginannya
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Surakarta - Rampung direvitalisasi pasca terbakar, Pasar Klewer di Kota Solo, diresmikan Presiden Joko Widodo, Jumat (21/4/2017). Sekalian melepas rindu di kampung halamannya.

Saat berada di Pasar Klewer, Presiden Jokowi berharap bisa berkembang pesat bahkan bisa mengalahkan ritel moderen semisal mal.

Jokowi menyebut Pasar Klewer sebagai salah satu ikon Kota Solo. Pada 2014 pasar ini terbakar hebat, selanjutnya direvitalisasi agar bisa berfungsi kembali dan penampilannya makin cantik.

yang hadir dalam acara peresmian kembali Pasar Klewer, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa pasar tersebut merupakan salah satu ikon Kota Solo. "Pasar Klewer harus menjadi pasar tradisional yang modern dan aman. Pelanggan dan pembeli datang aman, tidak ada yang kecopetan. Tertib, nyaman, bisa tawar-menawar dengan pedagang karena ini ciri khas Pasar Klewer. Juga Keramahan dari pedagang, kualitas produk yang dijual, dan harga yang terjangkau," kata Jokowi

Pasar Klewer, lanjut Jokowi, menampung produksi dari beberapa daerah yang 'bertetangga' dengan Solo. Misalnya Sragen, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Tegal, Pekalongan, Jepara, dan Cirebon. "Pasar ini menampung produk-produk rakyat untuk dipasarkan, baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor," kata Jokowi.

Presiden Jokowi mengakui, beberapa kali Wali Kota Solo menghadap dirinya untuk menanyakan kepastian mengenai revitalisasi Pasar Klewer.

Bisa jadi Wali Kota Solo ingin mendapatkan kepastian lantaran pembiayaan reviltaslisasi Pasar Klewer butuh dana besar. Sebesar 10% dari dana revitalisasi Pasar Klewer, atau Rp 16 miliar bersumber dari APBD. Sisanya yang 90% atau Rp 154 miliar berasal dari APBN.

"Karena APBN kita digunakan dari Sabang sampai Merauke. Harus dibagi-bagi agar semua mendapatkan. Akhirnya Pak Rudi (Wali Kota Solo) menyampaikan APBD bisa kira-kira sepuluh persennya, Rp16 miliar. APBN menanggung sisanya, tapi ternyata habisnya juga banyak sekali," kata Jokowi.

Revitalisasi serupa yang dilakukan terhadap Pasar Klewer juga akan dilakukan di pasar-pasar tradisional lainnya. Tak hanya yang berada di Pulau Jawa, tapi juga pulau-pulau lainnya yang selama ini mungkin kurang mendapatkan perhatian.

"Di Papua ada, Aceh ada, tadi beberapa di Jawa Tengah yang juga terbakar memang belum dapat jatah saja. Syukur nanti dari APBD provinsi sudah bisa tangani, artinya APBN akan kita geser ke tempat-tempat yang memang membutuhkan," kata Jokowi.

Presiden pun menitipkan pesannya kepada para pedagang dan pengelola Pasar Klewer agar mereka dapat merawat dan menjaga kondisi pasar tersebut agar mampu bersaing dengan pasar-pasar modern dan membuat pengunjung terus merasa nyaman berbelanja di dalamnya.

"Saya titip betul-betul, sekarang ini ada 1.713 kios dan pelataran yang bisa menampung lebih dari seribu pedagang. Tolong kita rawat, kita jaga, pasar ini agar bersih seperti yang kita lihat sekarang ini," kata Jokowi.

Setelah meresmikan Pasar Klewer, Presiden berkeliling melihat kios-kios baru. Tentu saja, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo. [tar]

 
x