Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 24 Juli 2017 | 15:34 WIB

Karpet Merah OJK untuk Kantor BNI di Melbourne

Oleh : - | Sabtu, 22 April 2017 | 01:39 WIB
Karpet Merah OJK untuk Kantor BNI di Melbourne
Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad - (Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) siap memfasilitasi rencana pembukaan kantor cabang PT Bank Negara Indonesia (Persero/BNI) di Melbourne, Australia.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad bilang, OJK bersama pemerintah negara bagian Victoria, tengah membahas rencana pembukaan kantor cabang BNI di Melbourne, Australia.

"OJK sudah menyampaikan kepada pemerintah di Victoria dan otoritas perbankan Australia untuk rencana pembukaan cabang BNI di Melbourne, sekarang tinggal BNI melanjutkan prosesnya," kata Muliaman saat kunjungan ke Melbourne, berdasarkan rilis kepada media di Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Muliaman berharap, BNI bisa segera membuka kantor cabang sesegera mungkin di Melbourne. Untuk memanfaatkan potensi keuangan di area tersebut khususnya dengan menyajikan layanan keuangan yang dibutuhkan oleh setiap bisnis dan kebutuhan WNI di Australia.

Menurut Muliaman, hubungan ekonomi antara Indonesia dan Australia, sudah berjalan baik dan memiliki potensi yang besar untuk semakin dikembangkan.

Muliaman bersama Menteri Keuangan Negara bagian Victoria, Tim Pallas melakukan pertemuan di Melbourne, Australia, Jumat waktu setempat. Rencana pembukaan cabang BNI di Melbourne, menjadi salah satu topik dalam pertemuan bisnis Pemerintah Negara Bagian Victoria.

Pertemuan itu juga dihadiri para pengusaha Australia, perwakilan pengusaha Indonesia di Australia dan sejumlah pelajar Indonesia di Melbourne ini merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman antara OJK dengan pemerintahan negara bagian Victoria yang dilakukan 16 Maret 2016.

Hadir dalam pertemuan, Konsulat Jendral RI di Melbourne, Dewi Sawitri Wahab dan Direktur Treasury BNI, Panji Irawan.

Kata Panji, BNI akan mulai menyiapkan proses pengajuan ijin kepada otoritas perbankan di Australia dan berharap bisa mendapatkan ijin untuk membuka kantor cabang yang selain beroperasi untuk whole sale banking, tetapi juga retail banking.

"Cepat lambatnya pendirian BNI di Melbourne tergantung pada perijinannya, harus ada ijin dari OJK dan otoritas dari Australia. Prosesnya akan segera kami mulai," ujar Panji.

Panji mengatakan, BNI sudah melakukan studi kelayakan pendirian cabang di Melbourne, dan kesimpulannya kantor cabang yang dibuka selain melayani whole sale, juga bisa mengeluarkan produk dan jasa retail banking agar bisa menyerap kebutuhan pebisnis dan pelajar Indonesia di Australia. [tar]

 
x