Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 13:38 WIB

Ganjar Minta Alat Ukur Pertamini Diperiksa

Oleh : - | Sabtu, 22 April 2017 | 15:14 WIB
Ganjar Minta Alat Ukur Pertamini Diperiksa
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendesak dilakukan pemeriksaan terhadap alat ukur penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran di pelosok atau pedesaan. Atau yang biasa disebut Pertamini itu.

"(Mesin pengisian BBM eceran) harus ikut tera ulang, wong bakul lombok saja timbangannya kena tera, kok ini tidak ditera?" kata Ganjar di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (21/4/2017).

Hanya saja, Ganjar mengaku tak tahu pihak mana yang berhak melakukan uji tera terhadap mereka. Ke depan, perlu aturan baku terkait merebaknya pertamini di daerah. Apalagi yang lokasinya cukup jauh dari SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum).

"Jika itu merupakan usaha bisnis, harus mengikuti aturan yang berlaku, salah satunya dengan tera ulang untuk melindungi konsumen," ujar politisi PDIP ini.

Officer Communication & Relation Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) IV Jawa bagian Tengah, Muslim Dharmawan menyebutkan, usaha Pertamini itu ilegal. "Kami sudah berkoordinasi dengan jajaram Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan sepakat jika usaha pertamini adalah ilegal," kata Muslim.

Selain itu, kata Muslim, usaha Pertamini, melanggar aturan dengan menggunakan logo dari PT Pertamina. "Sampai dengan saat ini, sesuai dengan undang-undang yang berlaku lembaga penyalur BBM adalah SPBU, baik milik swasta atau milik Pertamina sendiri, sedangkan pemilik pertamini mendapatkan BBM dengan membeli langsung dari SPBU sehingga harga yang ditetapkan sesuai ongkos pengiriman," ujar Muslim.[tar]

 
x