Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 24 Juli 2017 | 15:36 WIB

Pertamina Dijadikan BUK, DPR tak Diajak Bicara

Oleh : Uji sukma medianti | Kamis, 27 April 2017 | 17:09 WIB
Pertamina Dijadikan BUK, DPR tak Diajak Bicara
Edwin Hidayat Abdullah, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kemeterian BUMN - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian BUMN mendorong PT Pertamina (Persero) menjadi Badan Usaha Khusus (BUK). Hanya saja komunikasi politik dengan Komisi VII DPR tak dilakukan.

Edwin Hidayat Abdullah, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kemeterian BUMN bilang, dalam UU BUMN, Pertamina sudah menjadi korporasi sejak 2003.

Dalam hal ini, Pertamina adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas. Anehnya, meski bersatus PT, Pertamina acapkali mendapat penugasan dari pemerintah.

"Kami melihat Pertamina adalah korporasi yang juga bisa menjalankan amanat, atau program yang memang ditetapkan pemerintah. Jadi bukan dibalik bahwa Pertamina adalah badan pemerintah yang menjalankan usaha korporasi,"tutur Edwin di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Sejauh ini, Edwin mengaku, belum menjalin komunikasi formal dengan Komisi VII DPR. Padahal, keinginan tersebut bisa menjadi masalah baru bila ditolak parlemen. "Dan (RUU Migas) bukan ranah kami mengomentari RUU yang belum dikomunikasikan dengan kami. Di DPR kan juga ada Komisi VI yang menjadi partner kami," tukasnya. [ipe]

 
x