Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:32 WIB

Arus Mudik dan Balik 2017

DPR Tantang Menhub Budi Bisa Zero Accident

Oleh : - | Selasa, 2 Mei 2017 | 04:29 WIB
DPR Tantang Menhub Budi Bisa Zero Accident
Anggota Komisi V DPR Rhendi Lamadjido - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi V DPR Rhendi Lamadjido mengingatkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk serius dalam perencanaan tata kelola arus mudik dan balik 2017.

Kata Rhendi, pengelolaan arus mudik dan balik 2017 haruslah bervisi dan misi, menciptakan ketertiban, kenyamanan dan zero accident. "Kita minta Menhub Budi kerja serius. Kalau perlu kurangi jam tidurnya. Bahwa, jangan sampai tragedi Brexit 2016 terulang," tegas Rhendi di Jakarta, Sabtu (29/4/2017).

Pada 2016, kata Rhendi, kemacetan sangat parah terjadi di pintu keluar Brebes (Brebes Exit). Kondisi ini tentunya membuat pemudik merasa tak nyaman. Lebih-lebih lagi, kejadian ini menimbulkan korban jiwa.

"Kemacetan Brexit pada 2016 menajdi catatan hitam. Makanya, kami di DPR mengingatkan segenap pihak untuk lebih bersinergi dan kerja keras, agar kejadian tersebut tidak terulang," ungkap Vokalis Komisi V DPR ini.

Anak buah Megawati ini juga mengingatkan pentingnya ramp check terhadap seluruh moda transportasi yang beroperasi. Ini perlu diperhatikan guna menghindari terjadinya kecelakaan. Dalam dua kali libur panjang alias long weekend, terjadi dua kali kecelakaan bus yang menelan korban jiwa. Lagi-lagi alasannya rem blong dan terjadi di kawasan puncak.

Rhendi bilang, kemnterian perhubungan perlu mengawasi seluruh perusahaan otobus (PO) atau seluruh penyedia jasa transportasi darat, termasuk di sektor perkereta-apian. "Pastikan seluruh moda transportasi di darat itu aman. Menhub Budi kita tunggu aksinya," tandas Rhendi.

Pemeriksaan terhadap pesawat milik maskapai, lanjut Rheni, juga harus diperhatikan. Demikian pula pilotnya. Ini juga berlaku untuk transportasi darat dan laut. Saya minta masalah ini benar-benar diperhatikan Menteri Budi," tegas Rhendi.

Khusus trasportasi laut dan udara, lanjut Rhendi, seluruh pelaku bisnis sektor transportasi harus proaktif dalam mengupdate informasi terkait cuaca dari bandara, syah bandar, pelabuhan ataupun BMKG. "Kita minta Menhub Budi mampu menghadirkan zero accident dalam arus mudik dan balik 2017. Selain soal kenyamanan bagi pemudik, tetap menjadi prioritas," papar Rhendi. [tar]

 
x