Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 17 Agustus 2017 | 16:40 WIB

Menteri Susi Relaksasi Larangan Cantrang Ikan

Oleh : - | Rabu, 3 Mei 2017 | 13:58 WIB
Menteri Susi Relaksasi Larangan Cantrang Ikan
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Melihat derasnya kritikan dari kalangan nelayan serta DPRD Jawa Tengah, pemerintah akhirnya merelaksasi pelarangan penggunaan cantrang ikan hingga akhir 2017.

Kepastian ini disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, alat penangkap ikan pukat hela dan pukat tarik, atau cantrang, diperbolehkan hingga akhir 2017.

Hal ini dikatakan Susi usai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/5/2017). "Saya sudah menghadap presiden. Dari hari Minggu, saya memohon waktu dan arahan dari presiden. Kita perpanjang cantrang sampai akhir 2017. Dan itu, terutama untuk wilayah Jateng saja," kata Susi.

Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP), kata Susi, berjanji untuk segera membagikan alat pengganti cantrang kepada para nelayan. "Untuk di bawah 10 GT kita akan ganti selama waktu ini. Tapi yang besar tidak. Yang besar bisa kita asistensi ke perbankan," kata Susi.

Sebelumnya, pelarangan cantrang dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1/PERMEN-KP/2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Sekedar informasi saja, cantrang merupakan sejenis Alat Penangkapan Ikan (API) yang termasuk dalam kelompok pukat tarik berkapal (boat or vessel seines). Jelas saja, aturan tersebut mendapat tentangan keras dari nelayan di wilayah Pantai Utara Pulau Jawa (Pantura).

Dalam peraturan itu disebutkan bahwa nelayan dilarang menggunakan cantrang untuk menangkap ikan. Sebagai gantinya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membagikan alat penangkap ikan pengganti cantrang yang dianggap lebih ramah lingkungan.

Namun persoalannya, dalam dua tahun sejak kebijakan itu berjalan, KKP belum optimal dalam soal pembagian alat penangkap ikan pengganti cantrang. [tar]

 
x