Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Juni 2017 | 08:49 WIB

Sri Mulyani Dorong Mahasiswa Kritisi APBN

Oleh : M fadil djailani | Kamis, 4 Mei 2017 | 11:55 WIB
Sri Mulyani Dorong Mahasiswa Kritisi APBN
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan bahwa pendidikan sangat penting. Dalam 30 tahun ini, Indonesia masih sangat tertinggal dari negara tetangga.

Disampaikan Sri Mulyani dalam acara penghargaan lomba foto dan penulisan essay Public Financial Management di hall Mezzanine Gedung Juanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (3/5/2017). Acara ini dihadiri Duta Besar Kanada, Duta Besar Swiss, Country Director World Bank, pejabat Uni Eropa, dan Rektor Universitas Indonesia (UI). "Orang Indonesia harus diberikan pendidikan agar kita menjadi negara yang tidak hanya punya confidence, knowledge dan skill tapi juga potensi yang bisa dikembangkan," kata Sri Mulyani.

Seperti diamanatkan Kontitusi, kata Mulyani, porsi 20% dari APBN harus dialokasikan untuk pendidikan. Ukuran belanja yang tepat sasaran ialah belanja yang makin mendekatkan kepada tujuan masyarakat adil dan makmur. "Ukuran spending yang benar adalah closer to the goal," ungkap Mulyani.

Mulyani ingin agar mahasiswa dan generasi muda pada umumnya harus kritis dengan alokasi anggaran pendidikan yang sebesar 20% tersebut. "Jadi Anda semua, anak muda, students ini harus sangat kritis. Dari dulu sampai sekarang sudah diberikan 20% (anggaran pendidikan dari APBN). Because if you are not going to spend it right, you are going to be the one yang merugi," kata Mulyani.

"Maka Anda harus bertanya duitnya dipakai untuk apa? Apakah hasilnya benar? Apakah tidak korupsi? Even kalau tidak dikorupsi, tapi kalau menggunakannya jelek, Anda akan tetap terlihat seperti student yang tidak terpelajar. You should really asking hard questions," kata Mulyani. [ipe]

 
x