Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 16:32 WIB

Menteri Jonan Terima Pengaduan Tarif Listrik

Oleh : Uji Sukma Medianti | Kamis, 4 Mei 2017 | 14:38 WIB
Menteri Jonan Terima Pengaduan Tarif Listrik
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengatakan bagi pelanggan 900 VA non subsidi yang menolak tarif daftar listrik (TDL) per Mei 2017 boleh mengajukan surat aduan ke Kementerian ESDM.

Untuk diketahui, pelanggan 900 VA non subsidi naik per hari Senin 1 Mei 2017 dari Rp 1.034 per KWh menjadi Rp 1.352 per KWh.

Menurut Jonan, sebetulnya,hal ini sudah diputuskan antara pemerintah dengan dewan perwakilan rakyat (DPR) dalam UU APBN.

"Sebenarnya ini bukan kenaikan, kan kita bagi kelas ya," ujarnya di Sasana Kriya, TMII, Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Jonan menuturkan, tadinya ada sekitar 23 juta pelanggan listrik 900 VA yang disubsidi. Akan tetapi, ternyata, ada 19,2 juta pelanggan yang tidak diberi subsidi lagi karena dianggap mampu.

"Jadi ada 19,2 juta pelanggan (900 VA) tidak diberikan (subsidi lagi) karena dianggap mampu, jadi mengikuti harga yang keekonomian, jadi nggak naik, (hanya saja) subsidinya dikurangi," jelasnya.

"Kalau misalnya ada protes ternyata yang bersangkutan tidak mampu, silahkan kirim surat aduan," ujarnya.

Jonan bilang, ihwal dicopotnya subsidi ini, tentunya akan ada pengaruh. Sebab akan ada perbedaan pengeluaran biaya untuk listrik dari 19,2 juta pelanggan 900 VA yang tadinya disubsidi pemerintah. Akan tetapi, kalau terus disubsidi tentunya akan menimbulkan ketidakadilan.

"Kalau pengaruh juga pengaruh, uang bayarnya beda, hanya, kalau pelanggan 900 VA dianggap mampu, kenapa disubsidi kan nggak adil juga," tuturnya. [hid]

Komentar

 
x