Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 18:54 WIB

Menteri Susi: Cantrang Bikin Nelayan Sulit Move On

Oleh : Uji Sukma Medianti | Jumat, 5 Mei 2017 | 08:09 WIB
Menteri Susi: Cantrang Bikin Nelayan Sulit Move On
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dirunndung duka pasca relaksasi pelarangan alat penangkap ikan pukat atau cantrang. Kata dia, sarat politisasi.

"Saya menyayangkan kita sudah mengatur sedemikain rupa dan disosialisasikan ke masyarakat (soal cara nelayan menangkap ikan), dan masyarakt juga sudah mengerti, namun dipolitisiasi," ujar Susi dalam Rakornas Kemenko Kemaritiman di TMII, Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Kata Susi, lantaran dipolitisasi, rakyat Indonesia menjadi sulit untuk bergerak maju alias move on, menuju teknologi penangkapan ikan yang lebih modern. "Akhirnya (hal itu) membuat kita tidak move on," ucapnya.

Lebih jauh, Susi memohon kepada petinggi, pejabat, partai politik untuk tidak memakai urusan masa depan bangsa ini jadi komoditas politik. "Saya memohon kepada petinggi, pejabat, parpol untuk tidak memakai urusan masa depan bangsa ini jadi komoditas politik," ucap Susi.

Susi pun menantang para pengkritik pelarangan cantrang untuk memberikan penjelasan yang ilmiah. Dia meyakini bahwa pelarangan cantrang bertujuan mulia, demi menerapkan tata kelola sektor perikanan dan kelautan yang berkelanjutan (suistanable).

"Bapak tanya sama nelayan yang benar, kalau cantrang itu apa tidak berbahaya. Pasti nelayan yang bener akan bilang itu merusak," ungkap pemilik Maskapai Susi Air ini.

Susi mencontohkan Bagansiapiapi yang dulunya dikenal sebagai bandar nelayan, karena ikannya cukup banyak. Semuanya berubah dalam dua dekade ini. "(Ikan) Sudah habis karena penggunaan trole dan pukat harimau," kata Susi. [ipe]

Komentar

 
x