Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 22:27 WIB

Ingin Ekonomi Tumbuh Tinggi, BI Ingatkan Ini

Oleh : - | Sabtu, 6 Mei 2017 | 02:09 WIB
Ingin Ekonomi Tumbuh Tinggi, BI Ingatkan Ini
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Agar roda perekonomian meluncur lebih cepat di triwulan II-2017, pemerintah perlu lebih fokus terhadap realisasi belanja yang masih seret.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara menjelaskan, pertumbuhan pengeluaran konsumsi pemerintah secara tahunan pada triwulan I-2017 hanya 2,71%. Artinya masih belum optimal.

"Akan tetapi, pengeluaran pemerintah yang tumbuh 2,71 persen (yoy) kalau dibandingkan triwulan keempat tahun lalu yang hanya tumbuh negatif karena adanya disiplin anggaran. Jadi, sekarang sebenarnya bisa lebih baik. Pada triwulan kedua dan ketiga kami harapkan bisa lebih baik," kata Mirza di Jakarta, Jumat (5/5/2017).

Mirza berharap, realisasi belanja pemerintah, atau pencairan anggaran dari APBN 2017, bisa lebih dipercepat. Lantaran, pencairannya merupakan stimulus bagi percepatan ekonomi di berbagai sisi. Termasuk mempercepat roda bisnis swasta dan perbankan.

Yang lazim terjadi di triwulan I-2017, pencairan anggaran pemerintah tersendat. Baru akan meluncur mulus pada triwulan II hingga IV. Dia berharap, kontribusi belanja pemerintah dapat menjaga laju pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan 5-5,4%.

Pada triwulan I-2017, komponen pengeluaran tersbesar untuk pertumbuhan ekonomi disumbang konsumsi lembaga nonprofit rumah tangga (LNPRT) yang tumbuh 8,02% (yoy), dan pertumbuhan ekspor 8,04% (yoy).

Sedangkan impor tumbuh 5,02% (yoy), pembentukkan modal tetap bruto tumbuh 4,81%, konsumsi pemerintah tumbuh 2,71%, dan konsumsi rumah tangga tumbuh 4,93%.

Menurut dia, kontribusi ekspor yang pertumbuhannya terbesar, bermakna, pemulihan ekpor sudah berjalan. Ke depan, kinerja ekspor bisa lebih digenjot sehingga bisa lebih tinggi. [tar]

Komentar

 
x