Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 September 2017 | 18:54 WIB

Konsumsi RT Minim, Ekspektasi Darmin Meleset

Oleh : M fadil djailani | Senin, 8 Mei 2017 | 06:09 WIB
Konsumsi RT Minim, Ekspektasi Darmin Meleset
Menko Perekonomian Darmin Nasution - (Foto: inilahcom/M. Fadil Djailani)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution menyambut baik data Badan Pusat Statistik (BPS) tentang pertumbuhan ekonomi kuartal I-2017 sebesar 5,01%. Namun masih ada yang mengganjal.

Ternyata, konsumsi rumah tangga yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, jauh di bawah ekspektasi Darmin. Pada kuartal I-2017, angkanya hanya 4,93%. Atau tak beda jauh ketimbang kuartal I-2016 sebesar 4,97%.

"Saya sendiri, justru yang namanya konsumsi rumah tangga itu. bisa tinggi. Tadinya, saya prediksi (pertumbuhan) bisa 5,1% kan," kata Darmin di Kantornya, akhir pekan lalu.

Padahal, kata mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini, pada kuartal tersebut, harga komoditas pangan cenderung lebih stabil. Selain itu, harga komoditas unggulan seperti sawit dan karet, mulai membaik. Nyatanya, konsumsi rumah tangga masih rendah yang berdampak kepada angka pertumbuhan.

"Karena setelah membaiknya harga karet, sawit, mestinya penghasilan naik. Tapi ya ternyata survei BPS tidak tergambar dalam konsumsi," papar Darmin.

Mantan Dirjen Pajak ini mengaku tak tahu penyebab rendahnya konsumsi rumah tangga. "Ya enggak tahu hubungannya apa dengan APBN, atau apa. Atau memang dari kalangan ritel ada informasi bahwa konsumsi rumah tangga itu melemah. Tadinya bisa 5-5,1% sekarang hanya 4,9%-an. Jadi memang agak sedikit melambat," paparnya.

Meski demikian, Darmin masih optimis bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada 2017 bisa melampaui target 5,1%. "Kalau yang lain masih oke. Tapi bagi saya ini perkembangan bagus. Pertumbuhan tahun ini sih akan di atas APBN. Kayaknya ini harusnya 5,2% sampai 5,4%," kata Darmin. [ipe]

 
Embed Widget

x