Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 07:52 WIB

Archandra Dukung PLN Tegas ke Penjual Listrik

Oleh : Uji Sukma Medianti | Selasa, 9 Mei 2017 | 18:45 WIB
Archandra Dukung PLN Tegas ke Penjual Listrik
Wamen ESDM, Arcandra Tahar, - (Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, jelaskan alasan Peraturan Menteri Nomor 10 Tahun 2017 tentang pokok-pokok dalam perjanjian jual-beli tenaga listrik diterbitkan.

Dia menuturkan dirinya bersama dengan Menteri ESDM, Ignasius Jonan, mengamati banyak Power Purchase Agreement yang sudah ditandatangani tetapi pengerjaannya tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

"Banyak PPA sudah tandatangan, kemudian yang kejadian adalah yang (awalnya) dijanjikan 100 MW setelah COD availability factor nya jadi cuma 60 persen, 50 persen, tidak sesuai dengan yang dijanjikan," jelasnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Arcandra bilang, dalam Permen tersebut, juga terdapat instrumen yang mengatur tentang pinalti ke IPP yang tidak memenuhi perjanjian. "Instrumennya kalau gitu sesuai international standard saja, 'liquidated damage' (ganti rugi)," ujarnya.

Dia menjelaskan, kalau pada tanggal bulan sekian IPP tidak bisa memenuhi, maka PLN yang sudah berjanji deliver 100 mw pada biaya tertentu harus ditanggung kerugiannya oleh IPP yang telah ingkar janji.

Dengan begitu,bila IPP dapat menyelesaikan pengerjaan lebih dulu dari yang targetkan, artinya PLN harus kasih insentif. "(Jadi) harus imbang," ucapnya. [hid]

Komentar

 
x