Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 23:36 WIB

Mendag Ancam yang Bermain Bawang Putih

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 10 Mei 2017 | 02:04 WIB
Mendag Ancam yang Bermain Bawang Putih
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta -- Pemerintah tidak membiarkan fluktuasi harga bawang putih berlangsung lama. Pemerintah menjamin harga bawang putih segera turun.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bersama Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Spudnik Sujono, Ketua KPPU Syarkawi Rauf, perwakilan Dirjen Bea Cukai dan pengusaha serta Asosiasi Pengusaha Bawang Putih Indonesia melakukan rapat koordinasi mengenai pengaturan Tata Niaga Bawang Putih.

Dalam rapat yang berlangsung pada sore hari itu, Enggar menjabarkan mengenai kebijakan-kebijakan yang dilakukan dalam menjaga stabilitas harga pangan jelang Ramadhan, khususnya kondisi harga bawang putih yang sedang fluktuatif.

Adapun Kebijakan-kebijakan tersebut adalah pihak distributor, sub-distributor, atau agen pemasok pangan yang diwajibkan untuk mendaftarkan jumlah stok beserta lokasi gudangnya ke Kemendag untuk mendapatkan Angka Pengenal Impor (API).

Dalam hal tata niaga bawang putih, importir juga wajib menyampaikan dimana gudang mereka dan secara berkala melaporkan posisi stoknya. Pendaftaran tersebut dilaksanakan secara online dan tidak dipungut biaya apapun. Selain itu juga sudah diatur oleh Mendag bahwa izin impor hanya bisa melalui Kemendag dan Kementan.

Di tengah rapat koordinasi yang berlangsung, Enggar menegaskan kepada para pelaku usaha agar tidak bermain-main dengan masyarakat atau konsumen. "Jangan pernah bermain-main dengan masyarakat atau konsumen. Kami dari pemerintah akan bertindak tegas," tegas Enggar dalam keterangan tertulisnya Selasa (9/5/2017).

Sanksi yang diberikan apabila pelaku usaha tidak mendaftar akan dianggap ilegal dan dicabut hak dagangnya, sedangkan bagi yang berbuat curang juga dikenakan sanksi penyegelan gudang dan black list dari pemerintah.

Tidak hanya mewajibkan para pelaku usaha untuk mendaftarkan diri, Enggar juga memberi jaminan bahwa setiap distributor, sub-distributor dan agen yang berkontribusi akan mendapat perlindungan dari pemerintah dan akan diberikan prioritas izin impor.

Di penghujung rapat koordinasi Enggar dengan Asosiasi Bawang Putih Indonesia pada akhirnya mencapai kesepakatan bahwa harga bawang putih akan turun. Harga yang disepakati untuk bawang putih adalah sekitar Rp38.000 per kg jelang Ramadhan ini.

Seperti diketahui, dalam beberapa hari ini harga bawang putih naik sampai dua kali lipat, dari Rp35.000 per kg menjadi Rp70.000 per kg. [lat]

Komentar

 
x