Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 16:29 WIB

Berharap Berkah Pembukaan Jalur Sutra oleh China

Oleh : M fadil djailani | Rabu, 10 Mei 2017 | 15:09 WIB
Berharap Berkah Pembukaan Jalur Sutra oleh China
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong - (Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah mengincar masuknya investasi dari China dalam pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) One Belt, One Road (OBOR) 2017, pertengahan bulan ini.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong mengatakan, dalam hal menggaet investasi dari KTT OBOR, Indonesia masih jauh tertinggal ketimbang negara lain.

Kata Tom, panggilan akrab Thomas Trikasih Lembong, nilai investasi yang masuk ke Indonesia selama KTT OBOR, hanya US$5 miliar hingga US$6 miliar. Atau setara Rp66 triliun sampai Rp80 triliun.

"Indonesia sangat tertinggal dan perlu mengejar, karena banyak negara jauh didepan kita, saya kira yang paling depan adalah Pakistan dengan proyek OBOR mencapai US$62 miliar atau setara dengan Rp882 triliun," papar Tom di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu (10/5/2017).

Beda sekali dengan Philipina, kata Tom, berhasil mengeruk investasi signifikan dari dibukanya kembali jalur sutra China. Diperkirakan, Philipina mendapat investasi US$24 miliar, atau setara Rp320 triliun. "Dan hitungan kami perolehan proyek OBOR di Malaysia sekitar US$30 miliar atau setara Rp 400 triliun," katanya.

"Sementara hitungan Indonesia partisipasi dari OBOR baru sekitar US$5 miliar sampai US$ 6 miliar atau setara dengan Rp 66 triliun sampai Rp 80 triliun, sangat ketinggalan," kata Tom.

Asal tahu saja, China ingin menghidupkan kembali Jalur Sutra kuno melalui dua sumbu utama. Yaitu Sabuk Ekonomi Jalur Sutra atau Silk Road Economic Belt (Jalur Sutra Darat) dan 21st Century Maritime Silk Road (Jalur Sutra Laut).

Belakangan, kedua konsep tersebut melahirkan Belt and Road Initiative (BRI) yang dipandang sebagai kebijakan luar negeri dan strategi ekonomi dari pemerintah China.

Dan, Indonesia termasuk salah satu negara yang memainkan peran dalam upaya China menghidupkan kembali Jalur Sutra Maritim. Pasalnya, jalur yang dibangun untuk menghubungkan Timur dan Barat ini melintasi Indonesia.[ipe]

Komentar

 
x