Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:37 WIB

Dana Besar Bank Pelat Merah untuk Bangun Pelabuhan

Oleh : M fadil djailani | Kamis, 11 Mei 2017 | 09:09 WIB
Dana Besar Bank Pelat Merah untuk Bangun Pelabuhan
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Bank Mandiri berkomitmen dalam pengembangan industri kepelabuhanan nasional. Khususnya untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, serta mendorong laju perekonomian di pelosok Indonesia.

Untuk itu, perseroan telah memberikan komitmen pembiayaan Rp6,14 triliun hingga akhir Maret 2017. Dana tersebut dialokasikan untuk sejumlah proyek pengembangan pelabuhan yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I-IV, baik secara langsung maupun sindikasi.

Beberapa proyek yang dibidik adalah pembangunan pelabuhan Kuala Tanjung dengan komitmen pembiayaan Rp2,2 triliun dan pembangunan Makassar New Port dengan komitmen Rp1,96 triliun.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas mengatakan, dukungan Bank Mandiri terhadap industri kepelabuhanan, dimaksudkan untuk merealisasikan program Nawa Cita Presiden Joko Widodo, terutama di bidang kemaritiman.

"Kami menyadari pelabuhan merupakan salah satu infrastruktur utama dalam mendorong perekonomian nasional. Pergerakan barang terjadi disini, baik perdagangan domestik maupun internasional," kata Rohan dalam rilis yang diterima INILAHCOM, Jakarta, Rabu (10/5/2017).

Rohan menambahkan, perseroan mendukung pengelolaan pelabuhan-pelabuhan di tanah air, melalui produk dan layanan perbankan yang mampu memberikan efisiensi dan efektifitas transaksi atas jasa-jasa di pelabuhan. Produk keuangan tersebut seperti produk Mandiri Cash Management serta alat pembayaran elektronik.

"Di samping itu, kami juga merealisasikan dukungan perseroan melalui keterlibatan pada event-event promosi sektor pelabuhan seperti perhelatan Konferensi Pelabuhan Dunia (International Association of Ports and Harbors/IAPH) ke-30 di Bali pada hingga 12 Mei mendatang," jelas Rohan.

Konferensi IAPH merupakan ajang pertemuan para pengelola pelabuhan-pelabuhan internasional dan asosiasi bisnis pengguna jasa kepelabuhanan untuk mempromosikan dan menginformasikan perkembangan terkini di industri kepelabuhanan.

Saat ini, IAPH mewadahi sekitar 170 pelabuhan di seluruh dunia serta 138 anggota asosiasi bisnis yang berhubungan dengan pelabuhan di 90 negara di seluruh dunia.

Menurut Rohan, penyelenggaraan konferensi IAPH sangat strategis bagi kepentingan industri kepelabuhanan Tanah Air untuk memperkenalkan kelengkapan fasilitas dukungan yang bisa dirasakan kapal-kapal asing jika bersandar pada pelabuhan di Indonesia. "Secara geografis, Indonesia yang terletak di jalur perdagangan internasional memiliki potensi untuk menjadi hub-hub bagi perusahaan logistik internasional," jelas Rohan. [ipe]

 
x