Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 27 Mei 2017 | 13:13 WIB

Menkeu Tetap Tunggu Janji Repatriasi Para WP

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 12 Mei 2017 | 14:21 WIB
Menkeu Tetap Tunggu Janji Repatriasi Para WP
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Situasi politik yang panas saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, ternyata membuat para Wajib Pajak (WP) yang telah ikut tax amnesty mengurungkan niatnya untuk merepatriasi atau membawa kembali hartanya ke Indonesia.

Menanggapi hal ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun angkat bicara, menurut dia pemerintah masih berharap dengan komitmen para WP untuk segera merepatriasi hartanya ke tanah air.

"Kami akan tetap sesuai dengan apa yang disampaikan oleh para WP yang ikut TA kalau bentuknya repatriasi kami harap harta itu akan dibawa ke Indonesia sesuai yang disampaikan," kata Sri Mulyani saat ditemui di kantornya, Jumat (12/5/2017).

Terkait situasi politik pasca Pilkada DKI Jakarta, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan pemerintah tetap menjamin bahwa situasi politik dan keamanan di tanah air tetap kondusif. Jadi tidak ada keraguan dari para WP untuk tidak meraptriasi hartanya.

"Alasan lain, situasi saat ini pemerintah akan terus lakukan usaha agar keamanan dan persepsi terhadap Indonesia dijaga baik," katanya.

"Kami akan terus berusaha untuk bisa meyakinkan bahwa suasana kemananan ataupun ketertiban dan proses politik di Indonesia dilihat proses demokrasi yang aman dan normal. Dibanding negaa lain ini sesuai aspirasi dari masyarakat. Kami harap ini tidak ganggu confidence bagi ekonomi," katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani mengatakan, salah satu faktor yang membuat sebagian pengusaha enggan merepatriasi hartanya adalah situasi politik Pilkada DKI Jakarta.

"Gini, masalah politik ini bikin orang grogi juga, ya situasi dinamika di dalam negeri kan juga kaya begini kan. Jadi yang sudah komitmen mau repatriasi, mereka berpikir ulang. Sebagian dari mereka mengkonversi menjadi deklarasi," katanya. [hid]

 
x