Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 27 Mei 2017 | 13:15 WIB

Sering Dihujat, Susi Malah Diganjar Penghargaan

Oleh : - | Senin, 15 Mei 2017 | 07:09 WIB
Sering Dihujat, Susi Malah Diganjar Penghargaan
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Di tengah derasnya hujatan soal pelarangan cantrang ikan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti malah diberi penghargaan bidang maritim global yaitu Peter Benchley Ocean Awards.

Penghargaan ini diberikan oleh lembaga Smithsonian di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (11/5/2017). "Saya yakin bahwa apa yang kita lakukan sudah benar. Apalagi secara parameter ekonomi juga sangat luar biasa. Jadi kita melihat bahwa perang melawan 'illegal fishing' ini adalah perang yang menguntungkan," kata Susi dalam siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, akhir pekan lalu.

Susi bilang, penghargaan tersebut merupakan anugerah yang semakin meyakinkan dirinya bahwa yang dilakukan pemerintah Republik Indonesia selama ini sudah benar.

Hal tersebut, lanjut Susi, tidak terlepas dari kinerja KKP dalam menerapkan berbagai kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan Indonesia yang meliputi pilar kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan.

Beberapa kebijakan tersebut antara lain pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal, kebijakan yang melarang penangkapan lobster/kepiting dan rajungan ukuran tertentu, serta kebijakan yang melarang penggunaan alat penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan.

Susi menuturkan, beberapa kebijakan yang diterbitkan telah ditelaah secara mendalam dan perhitungan secara matang. "Kebijakan itu dibuat bukan tanpa pemikiran mendalam dan target. Buktinya hasil yang dicapai memang luar biasa," ucapnya.

Meski sempat terjadi beberapa tekanan saat memutuskan sebuah kebijakan, namun Susi mengaku tetap tegas dan konsisten untuk menjadikan laut sebagai masa depan bangsa. Terkadang, tekanan yang dilakukan sejumlah pihak, kerap mengharuskan terjadinya sebuah kompromi. [tar]

 
Embed Widget

x