Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 02:23 WIB

Populasi Hepang menua

Robot Gantikan Tenaga Kerja Jepang

Oleh : Bachtiar Abdullah | Senin, 15 Mei 2017 | 19:28 WIB
Robot Gantikan Tenaga Kerja Jepang
Robot bekerja bersama karyawan pabrik perakitan diSaitama, Jepang. - JapanTimes
facebook twitter

INILAHCOM, Tokyo --- Jepang yang populasinya menua, kini mulai merasakan susahnya mencari tenaga kerja usia produktif.

Perusahaan skala menengah Jepang kini mulai berpkir membeli robot dan peralatan lainnya untuk mengotomatisasi berbagai pekerjaan, termasuk manufaktur,menggli tanah, layanan kamar hoteldan sebagainya.


Menurut survei bank sentral, Bank of Japan, perusahaan dengan modal sebesar 100 juta sampai 1 miliar berencana untuk meningkatkan investasi pada tahun fiskal yang dimulai pada bulan April sebesar 17,5 persen,kanaikan tertinggi dalam investasi atau belanja modal perusahaan.

Tidak jelas berapa banyak yang dikeluarkan untuk otomatisasi namun perusahaan yang menjual peralatan otomatisasi tersebut mengabarkan bahwapesanan meningkat dan pemerintah mengatakan bahwa pihaknya melihat proporsi investasibelanja barang modal yang lebih besar untuk meningkatkan efisiensi.

Pendapatan di banyak pembuat robot juga meningkat pada periode Januari-Maret untuk pertama kalinya di beberapa kuartal."Belanja barang modal untuk meningkatkan efisiensi terus meningkat sehubungan dengan kekurangan pasokan pekerja," kata Seiichiro Inoue, direktur kebijakan industri pada Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan industri Jepang, seperti ditulis JapanTimes, Senin (15/5/2017).

"Pemerintah memprediksi investasi pada peralatan hemat tenaga kerja akan meningkat pada tahun fiskal ini,," tambah Inoue.

"Lebih dari 90 persen perusahaan Jepang berukuran kecil dan menengah, namun sebagian besar perusahaan ini tidak menggunakan robot," kata Yasuhiko Hashimoto, yang bekerja di divisi robot Kawasaki Heavy Industries. "Kami menggunakan banyak aplikasi komputer dan paket produk untuk menargetkan perusahaan-perusahaan inimakin efisien."

Di antara produk tersebut adalah robot setinggi170 sentimeter. Kawasaki mengatakan penjualannya bagus karena bisa disesuaikan dengan berbagai keperluan industri oleh produsen elektronik, pengolah makanan dan perusahaan obat.

erusahaan ukuran sedang berencana untuk meningkatkan pengeluaran lebih banyak daripada kenaikan besar, yang hanya memproyeksikan kenaikan 0,6 persen pada tahun fiskal, menurut Bank of Japan. Perusahaan yang lebih kecil cenderung kurang fleksibel dalam mengatasi kekurangan tenaga kerja dengan membayar lebih banyak pekerja atau dengan memindahkan produksi ke luar negeri.

Populasi usia (angkatan) kerja Jepang mencapai puncaknya pada 1995. Yakni sebesar 87 juta dan terus menurunsejak saat itu. Pemerintah memperkirakan angkatan kerja akan turun menjadi 76 juta tahun ini dan menjadi 45 juta pada tahun 2065.

Di antara pembuat robot untuk melaporkan pendapatannya naik pada kuartal terakhir adalah Fanuc. PendapataFanuc 7,9 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya, kenaikan pertama dalam tujuh kuartal.

Sementara itu, pendapatan Yaskawa Electric tumbuh 5,1 persen pada Januari-Maret dari periode yang sama tahun lalu, kenaikan pertama dalam lima kuartal.

Komentar

 
x