Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 Juli 2017 | 01:35 WIB

Stok Migor Kurang, Kemendag Pasrahkan ke Produsen

Oleh : Uji sukma medianti | Selasa, 16 Mei 2017 | 05:29 WIB
Stok Migor Kurang, Kemendag Pasrahkan ke Produsen
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pasokan minyak goreng (migor) yang dijual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), diprediksi kurang alias defisit. Ini bisa menjadi masalah serius.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Mandey mengaku, perlu 14.000 liter minyak goreng per hari, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Puasa hingga Lebaran.

Masalahnya, kata Roy, distributor hanya mampu memasok 6.000 liter. Artinya, ada kekuarangan atau defisit 8.000 liter per hari. Kondisi ini, tentunya akan menyulitkan peritel untuk menjual migor sesuai harga eceran tertinggi (HET). Untuk migor, HET-nya dipatok Rp11.000/liter.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Tjahya Widayanti bilang, kemendag akan melakukan koordinasi dengan Aprindo guna menemukan solusinya.
"Saya akan koordinasi dengan Aprindo, ritel mana yang kurang (pasokan) akan saya carikan pemasok," jelas Tjahya di Jakarta, Senin (15/5/2017).

Tjahya bilang, akan mencarikan pasokan langsung dari produsen minyak goreng. Namun begitu, Tjahya belum dapat menyebut berapa jumlah pasti produsennya. "Banyak produsen minyak goreng, sehingga tidak hafal," ucap Tjahya. [ipe]

 
x