Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 23:36 WIB

Pedagang Salahkan Pemerintah Harga Tak Bisa Murah

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 16 Mei 2017 | 17:27 WIB
Pedagang Salahkan Pemerintah Harga Tak Bisa Murah
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Jelang puasa dan lebaran pemerintah seolah-olah tak pernah belajar dari kejadian tersebut, pemerintah justru mengklaim stok kebutuhan aman tapi harganya yang tak aman.

Padahal setiap menjelang datangnya bulan Ramadhan dan Idul Fitri biasanya harga-harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik, kejadian ini hampir setiap tahun terjadi.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri mengungkapkan fenomena merangkak naiknya harga kebutuhan pokok saat puasa dan lebaran tidak bisa dihindari karena permintaan yang tinggi dari masyarakat.

Namun kata dia ada cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk meminimalisir naiknya harga kebutuhan pokok yang terlalu tinggi.

"Kan bisa diprediksi sebetulnya berapa kira-kira konsumsi masyarakat saat puasa dan lebaran, kan bisa dihitung dari data-data bulan puasa tahun lalu," kata Mansuri kepada INILAHCOM, Selasa (16/5/2017).

Dengan cara seperti itu kata Mansuri, pemerintah bisa memprediksi kira-kira berapa stok yang aman yang harus disediakan saat bulan puasa dan lebaran.

"Mengendalikan harga dipasar sebetulnya gampang, kalau diguyur sesuai dengan persedian pasti harga pangan tidak akan terlalu tinggi, ada kenaikan tapi sedikit," katanya.

Jika pasokan pangan tersedia dan cukup, Mansuri mengatakan, kenaikan harga pangan bisa diatasi.

"Itu akan mengurangi persaingan di pasar antara pedagang, karena jumlah melimpah enggak ada pedagang yang mendominasi," tutur Mansuri. [hid]

Komentar

 
x