Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 28 Mei 2017 | 11:43 WIB

B&R Sulit Terwujud Tanpa Indonesia

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 16 Mei 2017 | 20:30 WIB
B&R Sulit Terwujud Tanpa Indonesia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta -- Presiden Jokowi mengatakan pentingnya peran Indonesia dan ASEAN dalam Inisiatif Belt and Road. Menurut dia, aspek kemaritiman dari inisiatif B&R tersebut sulit terwujud tanpa kontribusi signifikan dari Indonesia dan negara-negara lain di Asia Tenggara.

Indonesia sebagai zona ekonomi maritim terbesar di dunia yang perairannya merupakan persimpangan antara Samudra Pasifik dan Samudra India memiliki peranan yang penting dan strategis.

"Kebetulan, salah satu kerangka strategis dalam visi dan misi pemerintahan saya adalah wacana Indonesia sebagai poros maritim dunia," ujar Presiden pada pidato di acara Belt and Road Forum International Cooperation di Yangqi Lake International Conference Center (ICC), di CNCC Beijing, Senin (15/05/2017, seperti dikutip dari rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (16/5/2017).

Pada kegiatan ini Jalur Sutra Baru atau yang dikenal dengan Inisiatif "One Belt and One Road" (OBOR) merupakan sebuah bentuk kerja sama dan konektivitas antara negara-negara yang kini sedang dibahas oleh presiden bersama dengan 29 kepala negara dan pemerintahan lainnya.

Dalam acara tersebut Presiden Jokowi juga memaparkan mengenai upaya-upaya pemerintah dalam mewujudkan visi tersebut, dan hal ini didukung oleh segala kekayaan alam dan wisata yang ada di Indonesia.

"Jarak dari bagian paling barat Kepulauan Indonesia sampai ke bagian paling timur adalah sama dengan jarak dari London ke Dubai atau dari Los Angeles ke New York. Kepulauan dan perairan Indonesia yang demikian besar juga penuh dengan kekayaan alam dan kekayaan wisata," katanya. [lat]

 
x