Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 September 2017 | 23:51 WIB

Pemerintah Berupaya Selamatkan Species Badak

Oleh : Uji Sukma Mediantila | Selasa, 16 Mei 2017 | 21:31 WIB
Pemerintah Berupaya Selamatkan Species Badak
Badak Sumatera - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta -- Sebagai spesies langka, Badak Sumatera merupakan satu dari lima spesies badak di dunia yang memiliki bulu.

Badak Sumatera ini hanya tersisa di Indonesia, lantaran, populasi badak yang tinggal di hutan Malaysia dan Vietnam telah dinyatakan punah.

Country Director Indonesia Program, Wildlife Conservation Society (WCS) Noviar Andayani mengatakan, pemerintah tengah melakukan penyelamatan terhadap spesies badak Sumatera dan habitatnya.

Sehingga, pihaknya gencar melakukan kampanye untuk mengajak masyarakat turut andil dalam melestarikan badak Sumatera.

"Berbagai kampanye sudah dirancang dengan memanfaatkan sosmed untuk menyertakan info tentang Delilah dan ingin jadi bagian konservasi badak Sumatera," ujarnya di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jakarta, Selasa, (16/5/2017).

Dia menilai, saat ini kesadaran dan pengetahuan konservasi cukup tinggi. Namun akses dalam mewujudkan keinginan tersebut kurang memadai. Dengan demikian melalui strategi kampanye ini diharapkan dapat menyediakan dukungan masyarakat yang peduli terhadap hewan langka.

"Bisa juga mendukung dalam mengeluarkan kebijakan yang pro dan positif untuk badak Sumatera kedepannya," tuturnya.

Dukungan tersebut dapat salurkan melalui enam organisasi nirlaba diantaranya, Yayasan Badak Indonesia, The International Rhino Foundation, World Wide Fund for Nature, Leuseur International Foundation, World Conservation Society dan Forum Konservasi Leuseur.

Melalui keenam organisasi tersebut sepakat untuk membentuk Konsorsium Badak Sumatera atau Tim Badak.

"Tim Badak bekerja sama dengan pemerintah, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan berbagai pihak terkait lainnya sepanjang tahun demi keberlangsungan hidup warisan Sumatera yang unik ini," ujarnya.

Diketahui, ada kabar baik muncul dari kelahiran seekor badak betina yang diberi nama Delilah di Suaka Rhino Sumatera, tahun lalu.

Delilah merupakan anak kedua dari badak jantan Andalas dan Ratu, setelah Andatu si badak istimewa yang menjadi perhatian dunia lantaran menandai keberhasilan kelahiran badak dalam penangkaran setelah 124 tahun. [lat]

 
x