Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 11:46 WIB

Penimbun Digrebeg, Harga Bawang Putih Turun 44%

Oleh : - | Rabu, 17 Mei 2017 | 14:46 WIB
Penimbun Digrebeg, Harga Bawang Putih Turun 44%
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Bekasi - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Wakapolri, Komjen Syafruddin R, Rabu (17/5/2017) subuh tadi melakukan penggrebekan terhadap penimbun pangan berupa bawang putih, cabai merah kering dan bawang bombay. Tempat penimbunan berada di kawasan Merunda, Cilincing, Bekasi.

"Ini hasil kerja Satgas Pangan," seru Wakapolri kepada media sembari menunjukkan banyaknya penimbunan bawang putih di gudang milik PT.Tunas Perkasa Indonesia (TPI).

Wakapolri mengatakan Satgas Pangan dibentuk untuk memerangi kartel pangan seperti untuk beras, cabai, bawang, dan pangan lainnnya yang mengakibatkan harga pangan tidak terkendali, sehingga menyengsarakan masyarakat. "Tadi bawang yang ditemukan ada sebanyak 182 ton dan ini bisa mempengaruhi harga bawang jelang Ramadhan ini," tegas Syafruddin.

Lebih jauh Syafruddin menghimbau agar para kartel dapat menghentikan kegiatannya yang merugikan masyarakat. "Kalau tidak dihentikan, maka akan berhadapan dengan hukum," ujar Syafruddin.

Saat awak media menanyakan mengenai kartel pangan apa saja yang akan ditindak, dengan tegas Wakapolri ini menyatakan "semua akan kita tangani".

Sementara Menteri Pertanian ditempat yang sama menyampaikan agar jangan ada yang main - main terkait pangan, apalagi penimbunan semacam di Marunda ini, "Yang main-main, izin importirnya akan dicabut", tegas Amran.

Mentan mengatakan akan terus berupaya memantau seluruh importir yang berjumlah 42. "Dulu katanya 2 bulan seblum Ramadhan harga bergejolak, tetapi tahun ini gejolak itu tidak ada kecuali bawng putih," kata Amran

Dari penggrebekan ini memang sangat mempengaruhi pasar, harga langsung turun. Tadinya harga berada di kisaran Rp40 ribu, Rp38 ribu dn sekarang sudah turun menjadi Rp25 ribu rupiah. [*]

Komentar

 
x