Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 09:37 WIB

Jelang Asian Games 2018

LKPP Percepat Alat Olah Raga Masuk E-Katalog

Oleh : - | Jumat, 19 Mei 2017 | 09:55 WIB
LKPP Percepat Alat Olah Raga Masuk E-Katalog
Ketua LKPP, Agus Prabowo - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Terkait belanja peralatan olah raga menjelang Asian Games 2018, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) bertekad mempercepat proses pengadaan yang sesuai aturan.
"Alat-alat olahraga memang sangat dibutuhkan. Saat ini pengajuan sudah dilakukan dari Satlakprima, Pemda dan kita siap mendukung," ujar Ketua LKPP, Agus Prabowo di kantornya, Jakarta, Kamis (18/5/2017).
Menurut Agus, LKPP tidak mau salah menunjuk pihak penyedia alat olahraga. Oleh karena itu, dibutuhkan pengecekan dan memastikan penyedia barang yang terpercaya, serta memiliki kemampuan distributor dari berbagai wilayah.
Dalam hal ini, Agus bilang, LKPP bertugas untuk memasukkan pengadaan alat olahraga dalam e-katalog. Hanya dengan e-katalog, semua vendor pengadaan alat olahraga dapat diawasi, diseleksi, dan terwujud transparan.
"Kemenpora dan Satlak Prima meminta ditayangkan sekian jenis alat, setelah itu kita panggil penyedianya, nanti kita akan tanya kemampuan, apa akan dilelang atau nego. Tapi kemungkinan kita akan lelang, baru akan diketahui Senin depan," ujar Agus.
"Tetapi kalau sudah tayang tidak hanya Satlak Prima yang beli, tapi seluruh Indoneisa. Setelah di explore ada 120 alat," tambah Agus.
Dengan adanya sistem ini, lanjutnya, kecil kemungkinan terjadi praktik nepotisme dan korupsi. Bila sudah masuk e-katalog, peluang barang terbeli jauh akan lebih besar. Nantinya, dalam e-katalog dapat ditemui semua jenis alat, bentuk-bentuknya, merek, bahkan detil-detil alat olahraga tersebut.
Hanya saja, Agus menjelaskan, hingga kini, peralatan olahraga masih banyak yang belum masuk e-katalog. Lantaran penyedia peralatan olahraga tidak mau menyebutkan harganya. "Padahal itu salah satu syarat yang harus dipenuhi," ujar Agus. [tar]

Komentar

 
x