Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 20 September 2017 | 19:50 WIB

Kementan Heran, Bawang Putih Impor Tapi Harga Naik

Oleh : Uji Sukma Medianti | Jumat, 19 Mei 2017 | 10:53 WIB
Kementan Heran, Bawang Putih Impor Tapi Harga Naik
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Impor bawang putih dibuka bebas, akan tetapi harganya bisa naik dua kali lipat dari harga normal.

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian, Spudnik Sujono, mengatakan, harga normal bawang putih seharusnya Rp 25.000/kg sampai Rp 30.000/kg.

Akan tetapi beberapa waktu lalu harganya naik hingga mencapai Rp 60.000/kg. Menurutnya, hal ini merupakan sesuatu yang aneh, lantaran sejak tahun 1998 bawang putih impornya dibuka bebas.

"Sampai hari ini impor bawang putih tidak diatur," ujar dia di kantornya, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Barulah pada tahun 2013, terbit Peraturan Menteri Pertanian Nomor 86 Tahun 2013 tentang Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).

Kini, supaya kenaikan harga bawang putih tak terulang, pemerintah mengatur tata niaga impornya dengan merevisi Permentan Nomor 86 Tahun 2013 menjadi Permentan Nomor 16 Tahun 2017 dua hari lalu.

"Kebijakan (Permentan Nomor 16 Tahun 2017) ke depan importir (bawang putih) harus tanam 5% dari jumlah impor selama satu tahun," ujarnya.

Nantinya, importir harus melaporkan surat keterangan luas lahan yang akan ditanam sesuai atau tidak dengan jumlah impor selama satu tahun.

"Saya hanya minta surat keterangan bahwa PT Angin Ribut misalnya, sudah memiliki luas tanam sekian dan jumlah volume impornya sekian, nanti kami minta tim pemantauan juga untuk mengecek supaya tidak ada dusta diantara kita," jelasnya. [hid]

 
x