Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 November 2017 | 18:29 WIB

Samsung S 8

Samsung Ingin Rebut Kembali Pasar Smartphone China

Oleh : Bachtiar Abdullah | Jumat, 19 Mei 2017 | 00:18 WIB
Samsung Ingin Rebut Kembali Pasar Smartphone China
Oh Dong-jin, presiden bisnis komunikasi Samsung mobile, memperkenalkan Galaxy S9 pada acara peluncuran di China, 18 Mei. - Korean Herald
facebook twitter

INILAHCOM, Beijing - Samsung Electronics berupaya merebut kembali pasar smartphone di China dengan produk andalannya Galaxy S8 yang sempat terjerembab beberapa tahun terakhir di negeri komunis yang kapitalis itu.

Raksasa teknologi Korea Selatan ini baru meluncurkan Galaxy S8 di China pada Kamis kemarin (18/5/2017)dan benar-benar digeber pemasaran dan penjualannya pada 25 Mei 2017, tulis Korean Herald.

"China adalah pasar penting Samsung Electronics selama 25 tahun sejak 1992. "Melalui Galaxy S8 Samsung berbagi pengalaman terbaik untuk konsumen China," kata Koh Dong-jin presiden komunikasi bisnis mobile Samsung pada acara peluncuran di Beijing,

Pada peluncuran Galaxy S8 tersebut, Samsung bakal menyediakan layanan bantuan suara Bixby dalam bahasa Mandarin sekitar Juni mendatang, serta layanan konten bermitra dengan perusahaan raksasa teknologi China Tencent.

Galaxy S8 dilengkapi dengan RAM (random access memory) 6 Gigabyte (GB) serta memori 128 GB juga tersedia di pasar China. Galaxy S8 dilego seharga 5.688 yuan (Rp10, 1 juta) dan model premium Galaxy S8 plus dihargai 6.988 yuan ( Rp 13,5 juta).

Dengan peluncuran Galaxy S8 plus premium yang baru, Samsung berusaha bangkit di pasar China namun harus berhadapan dengan smartphone bikinan Huawei, Xiomi, Oppo dan Vivo. Harga Smartphone China hanya separuh dari harga Samsung S8.

Pada 2013 Samsung menggenggam 20% pangsa pasar Smartphone China, namun penjualannya terus turun pada 2014 (13,8%), 2015 (7,6 %) serta 2016 ( 5 persen).

Pada kuartal pertama 2017 Samsung hanya meraih 3,1 pangsa pasar China, karena terimbas oleh penarikan kembali Samsung Note 7 setelah beberapa Smartphone Note 7 meledak di China.

Para ahli pemasaran Smartphone memprediksi Samsung tidak akan dengan mudah merebut kembali pasar smartphone di China karena pesaing kuat justru dari smartphone China yang murah meriah.

"Pemerintah China mendorong operator telekomunikasi yang dikelola negara hanya mendukung pemasaran dan distribusi handset lokal," ujar Chung Hae-sik, peneliti pada KAIT (asosiasi untuk promosi teknologi informasi dan komunikasi Korea) .

Samsung S8 diluncurkan di 100 negara lain di luar China seperti kawasan Amerika, Eropa, India, Hong Kong, Singapura dan Indonesia pada 21 April 2017, dan penjualannya sudah mencapai 10 juta unit. Perusahaan riset yang berbasis di Hong Kong, Counterpoint Research memperkirakan bahwa Galaxy S8 akan terjua lebih dari 50 juta unit tahun ini.

Komentar

 
x