Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Juni 2017 | 01:53 WIB

Ini Syarat Biar Enak Intip Rekening Bank

Oleh : Uji Sukma Medianti | Senin, 22 Mei 2017 | 04:31 WIB
Ini Syarat Biar Enak Intip Rekening Bank
Direktur Eksekutif Center of Indonesian Taxation Analysist (CITA), Yustinus Prastowo - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Eksekutif Center of Indonesian Taxation Analysist (CITA), Yustinus Prastowo, menilai, kewenangan yang besar untuk mengakses data (transparansi) harus diimbangi dengan akuntabilitas.

"Yaitu klausul "confidentiality and data safeguard" yang menjamin perlindungan data nasabah/wajib pajak dari penyalahgunaan di luar kepentingan perpajakan (fishing expedition)," terangnya di Jakarta, Minggu (21/5/2017).

Pemerintah baru saja menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.

Untuk itu, kata dia, perlu jaminan bahwa klausul ini akan dimaksukkan dalam revisi UU KUP dan UU Perbankan (regulasi), pengembangan sistem teknologi informasi termasuk SOP dan pengawasan internal yang ketat, dan sanksi yang berat bagi pejabat/pegawai yang melakukan pelanggaran.

Selain itu, dirinya mendorong supaya pihak DPR segera mengesahkan Perppu No. 1 Tahun 2017 menjadi Undang-undang. Hal ini karena memenuhi unsur dangerous threat, reasonable necessity, dan limited time.

"DPR dan Pemerintah juga perlu segera merevisi UU terkait, khususnya UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP) dan UU Perbankan, agar dapat mendukung inisiatif global dan reformasi perpajakan yang sedang dijalankan Pemerintah," terangnya.

Selain itu, masih kata Yustinus, DPR juga diharapkan terus menjalankan fungsi kontrol terhadap perumusan peraturan turunan dan implementasi agar menciptakan rasa aman dan nyaman. [hid]

 
Embed Widget

x