Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 16:28 WIB

Dekranas Upayakan Ini untuk Berdayakan Perempuan

Oleh : - | Senin, 22 Mei 2017 | 06:25 WIB
Dekranas Upayakan Ini untuk Berdayakan Perempuan
Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas, Bintang Puapayoga, - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Bulungan - Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) mendorong perkumpulan perempuan untuk mendirikan koperasi.

Karena dengan koperasi, kita bisa lebih kuat dalam melakukan usaha dan hasil usahanya, dikembalikan kepada anggota," ujar Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas, Bintang Puapayoga, saat mengunjungi Pelatihan Perkoperasian dan Kewirausahaan melalui GKN (Gerakan Kewirausahaan Nasional) di Bulungan Kaltara, Jum'at (19/5/2017).

Bintang Puspayoga yang juga Ketua Dewan Penasehat Dharmawanita Kemenkop dan UKM, memberi contoh perkumpulan seperti Dharmawanita, PKK, potensial untuk mendirikan koperasi.

"Anggotanya cukup banyak, dan saya yakin memiliki bakat dan minat usaha, dan koperasi adalah wadah yang cocok untuk itu," katanya.

Dan, kalau sudah mendirikan koperasi, harus dikelola secara profesional. " Karena saat ini ada reformasi koperasi dimana tidak ada tempat untuk koperasi abal-abal, aau koperasi merpati yang jika ada bantuan saja berduyun duyun hidup, namun setelah itu mati," kata Bintang.

Pengurus PKK Kab Malinau, Martha sebagai pemula dalaam dunia koperasi, ia merasa senang dengan adanya pelatihan koperasi ini. " Dan kami akan mulai mendirikan koperasi, begitu selesai pelatihan ini," ujarnya.

Potensi Lokal

Terkait pelatihan kewirausahaan, Bintang Puspayoga melihat banyak potensi provinsi Kaltara yang bisa dikembangkan oleh masyarakat Kaltara menjadi sebuah usaa mandiri atau wirausaha.

"Wiirausaha itu bisa apa aja asalkan ada kemauan, namun saya melihat potensi Kaltara seperti kerajinan batik, usaa makanan ringan, kerajinan tas, sepatu, atau etnik dayak, bisa dikembangkan menjadi lebih besar lagi," tambahnya.

Untuk itu Dekranas bersinergi dengan Kemenkop dan UKM
siap membantu dengan berbagai macam pelatihan maipun akses permodalan, dimana sudah ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang berbunga murah.

Saat ini ratio wirausaha di Indonesia mencapai 3,1 persen atau meningkat dibanding sebelumnya yang masih 1,67 persen.

Namun ratio itu masih kalah dibanding negara tetangga seperti Malaysia (5 persen), Thailand (7 persen), China (10 persen), Jepang (11 persen) dan AS (12 persen). [hid]

Tags

Komentar

 
x