Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 23:38 WIB

Jelang Fit & Proper Test OJK, Siapa Main Mata?

Oleh : M fadil djailani | Senin, 22 Mei 2017 | 13:50 WIB
Jelang Fit & Proper Test OJK, Siapa Main Mata?
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kalau tak ada aral, Komisi XI DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan 7 Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 5 Juni 2017. Dari 14 peserta, ada yang blusukan ke DPR. Bisa jadi untuk lobi.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati sangat menyayangkan apabila ada lobi politik untuk meloloskan calon tertentu di Dewan Komisioner OJK.

Sebagai lembaga yang mengelola seluruh industri keuangan yang beraset sekitar Rp16 triliun ini, kata Enny, haruslah berisikan sosok yang kredibel, kapabel dan bisa independen. Akan sangat berbahaya apabila OJK diisi oleh sosok hasil dari kompromi atau bahkan manuver politik. "Ini tentunya jadi tidak profesional," kata Enny kepada INILAHCOM, Jakarta, Senin (22/5/2017).

Enny bilang, cara-cara tidak terpuji, seperti melakukan lobian-lobi atau manuver politik oleh calon komisioner OJK, menunjukan ketidakmampuan dari yang bersangkutan. "Cara-cara tersebut tidak dibenarkan, siapa pun yang melakukan tentunya tidak dibenarkan," kata Enny.

Berdasarkan informasi yang diperoleh INILAHCOM, calon petahana OJK sempat bertemu dengan Ketum Partai Golkar sekaligus Ketua DPR Setya Novanto.

Ada pula informasi yang menyebut salah satu calon Ketua Komisioner OJK yang mantan bankir pelat merah, menggelar pertemuan dengan Anggota Komisi XI DPR asal Golkar di Hotel Fairmont, Jakarta. Yang letaknya di kawasan Senayan, tak jauh dari Gedung DPR.

Informasi saja, ada tujuh bidang komisioner termasuk posisi ketua yang diperebutkan. Di mana, masing-masing posisi ada dua kandidat yang bertarung.

Untuk jabatan ketua merangkap anggota OJK, calonnya Wimboh Santoso dan Sigit Pramono. Wakil Ketua sebagai Ketua Komite Etik merangkap anggota, calonnya Agus Santoso dan Riswinandi.

Sedangkan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap anggota, calonnya Heru Kristiyana dan Agusman. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap anggota, calonnya Nurhaida dan Arif Bahardin.

Jabatan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya merangkap anggota, calonnya Edy Setiadi dan Hoesen.

Posisi Ketua Dewan Audit merangkap anggota OJK, calonnya Haryono Umar dan Ahmad Hidayat. Dan, jabatan komisioner bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, calonnya Tirta Segara dan Firmanzah. [ipe]

 
x