Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 13 Desember 2017 | 16:01 WIB

Pansel OJK Tak Transparan Soal Penilaian Calon

Oleh : Uji Sukma Medianti | Selasa, 23 Mei 2017 | 14:50 WIB
Pansel OJK Tak Transparan Soal Penilaian Calon
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng, menilai, seleksi calon Ketua dan Anggota Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak transparan sejak awal.

"(Sejak awal) saya lihat indikator-indikator orang-orang yang terpilih kan tidak jelas. Saya menilai seperti ini tapi sudah terlambat," ujarnya kepada INILAHCOM, di Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Menurut ia, panitia seleksi, tidak pernah secara gamblang menerangkan, berbagai kriteria orang-orang yang lolos seleksi. "Tidak ada transparansi, nggak pernah ada kejelasan kenapa si A yang terpilih. Apa saja kriteria yang harus dipenuhi jika ingin terpilih. Atau prasyarat-prasyarat ketua OJK harus begini atau begitu," paparnya.

Akan tetapi, kata dia, nasi telah menjadi bubur. Tahap seleksi pun tinggal menunggu kurang dari satu bulan ke depan.

Menurut dia, calon pengisi jabatan di OJK adalah sosok yang bisa dan mau diawasi secara ketat oleh penegak hukum yang lain, misalnya kejaksaan, kepolisian dan lembaga anti rasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di samping itu, pemimpin OJK haruslah orang-orang yang bisa menjaga pasar keuangan tidak mengalami turbulensi,dan mampu menghindari terbentuknya pembukaan pasar yang sifatnya tidak terkendali.

Dan, yang paling penting, menurut dia, pimpinan juga pemegang jabatan di OJK harus dapat melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan.

"Tapi oke lah. Toh sudah terlanjur berlangsung, tapi saya tekankan harus tiga hal tadi," tuturnya. [hid]

Komentar

 
Embed Widget

x