Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Agustus 2017 | 11:24 WIB

Pria Boyolali Ini Kepincut Kursi Bos OJK

Oleh : M Fadil Djaelani | Rabu, 24 Mei 2017 | 04:09 WIB
Pria Boyolali Ini Kepincut Kursi Bos OJK
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo telah memilih 14 nama calon Komisioner OJK. Termasuk mantan Bank Indonesia yang kini menjadi Komisaris Bank Mandiri, Wimboh Santoso.

Ya, Wimboh Santoso yang lahir di Boyolali, Jawa Tengah ini, mencalonkan diri sebagai calon ketua merangkap anggota. Dirinya disebut-sebut calon kuat yang bakal mulus melenggang ke kursi OJK-1. Menggantikan Muliaman D Hadad, seniornya ketika di BI.

Lantas bagaimana rekam jejak Wimboh? Berdasarkan informasi yang dihimpun INILAHCOM, saat ini, Wimboh menjabat Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Artinya, industri keuangan bukanlah hal yang asing di mata Wimboh.

Selain itu, Wimboh adalah ekonom Indonesia yang pernah menjabat sebagai kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) di New York pada tahun 2012. Jabatan ini diperoleh usai ia menjabat sebagai Direktur Direktorat Pengaturan Perbankan BI periode 2010 - 2012.

Pendidikan formal strata satu diraihnya dari Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada 1983. Dengan bekal gelar Sarjana Ekonomi itu dia meniti karier sebagai pengawas bank di BI.

Ayah tiga anak ini melanjutkan studinya dalam program Master of Science in Business Administration di University of Illinois, Amerika pada 1991. Pendidikan ini diselesaikan pada September 1993. Kemudian ia melanjutkan pendidikan formalnya ke jenjang Doktor di Loughborough University, Inggris, dengan studi konsentrasi Financial Economics pada 1995.

Dengan memboyong sederet gelar tersebut pria kelahiran 15 Maret 1957 tersebut kembali ke Indonesia pada 1999. Dia membawa ilmu manajemen risiko (risk management) untuk diterapkan pada perbankan Indonesia. Banyak regulasi perbankan yang lahir atas peran Wimboh.

Selain bekerja di BI, Wimboh juga mulai aktif mengajar pada sejumlah Perguruan Tinggi. Dia juga ikut mendirikan program Magister Management Universitas Indonesia di bidang Risk Management pada 2001.

Sejak akhir tahun 2015, Wimboh terpilih melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Bank Mandiri, untuk mengisi posisi sebagai komisaris utama bank tersebut. Namun, nasib baik belum tentu berpihak kepada pria asal Kota Susu ini. Lantaran, keputusannya di tangan Komisi XI. Apalagi saat ini, sejumlah calon komisioner OJK gencar melobi anggota DPR. Tentu saja, tujuannya agar terpilih. [ipe]

 
Embed Widget

x