Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Agustus 2017 | 13:46 WIB

Pertamina Ingin Ada 1 Sumur Baru di Blok Mahakam

Oleh : - | Rabu, 24 Mei 2017 | 19:20 WIB
Pertamina Ingin Ada 1 Sumur Baru di Blok Mahakam
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) merencanakan segera menambah jumlah sumur yang dimiliki di Blok Mahakam, Kalimantan Timur, dari 14 menjadi 15 sumur pada 2017.

"Ini adalah usaha Pertamina untuk segera melakukan investasi di awal, sehingga pada 1 Januari 2018 sudah bisa langsung produksikan, 15 sumur kami siapkan, baru produksi 1 Januari 2018," kata Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam di Jakarta, Rabu (24/5/2017).

Terkait target produksi Blok Mahakam pada 2018, Syamsu mengatakan, masih harus menunggu produksi 2017. Mempertahankan produksi perlu melihat banyak faktor, termasuk capaian di kuartal IV.

Sementara, Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik sudah menetapkan dengan atau tanpa total Pertamina menargetkan harus berhasil mengoperasikan Mahakam dengan baik."Kami ambil langkah-langkahnya, kita bor 15 sumur supaya bisa menangani penurunan produksi," kata Elia Massa.

Elia Massa mengaku sudah berkunjung ke Total selaku operator Blok Mahakam. Dia bertemu dengan manajemen Total dan melihat dari cara organisasi, strateginya, teknologi, serta sudah bertemu dengan karyawan. Minggu depan dijadwalkan ada pertemuan antara Pertamina dan Total.

"Ini bentuk komitmen kita, dan saya mengatakan ke kawan-kawan di Pertamina, kawan kita di total akan jadi keluarga juga. supaya mereka begitu masuk bisa nyaman. Kunci pengoperasian Blok Mahakam adalah solidaritas," jelas Elia Massa.

Sebelumnya, Total Indonesie telah menganggarkan US$280 juta untuk pengadaan barang dan jasa di 2017. Tahun ini, merupakan tahun terakhir bagi perusahaan minyak asal Amerika untuk beroperasi di lapangan migas Blok Mahakam, Kalimantan Timur. "Itu sedikit lebih besar daripada tahun 2016 lalu yang 272 juta dolar AS," kata Kepala Divisi Kontrak dan Pengadaan Total Indonesie Imam Herawadi.

Total Indonesie tidak diperpanjang kontraknya mengelola Blok Mahakam oleh pemerintah Indonesia. Total mulai bekerja di blok tersebut sejak tahun 1967. Pengelolaan selanjutnya Blok Mahakam diserahkan kepada badan usaha milik negara, perusahaan migas nasional Pertamina. Pertamina kemudian mendirikan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) khusus untuk hal itu.

Menurut Imam Herawadi, Pertamina Hulu Mahakam juga sudah mulai bekerja di Blok Mahakam dan juga membuat anggaran untuk pengadaan barang dan jasa sebagai langkah-langkah dalam masa transisi pengalihan pengelolaan Blok Mahakam. "Besarnya cukup signifikan," ungkap Herawadi. [tar]

 
x