Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 27 Juni 2017 | 15:40 WIB

DPR Tagih Data Peserta Program Pengampunan Pajak

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 29 Mei 2017 | 13:40 WIB
DPR Tagih Data Peserta Program Pengampunan Pajak
Anggota Komisi XI asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ecky Awal Mucharam - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi XI asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ecky Awal Mucharam mempertanyakan data pajak yang dimiliki pemerintah seperti yang dijanjikan saat pembahasan UU pengampunan pajak.

Sebab yang sering disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni by name by address di setiap sosialisasi program pengampunan pajak atau tax amnesty beberapa waktu lalu.

Hal tersebut diungkapkan Ecky dalam rapat kerja dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tentang penjelasan pemerintah terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan

"Terkait data, sesungguhnya ada atau tidak itu data by name by addres by passport, benar kah" tanya Ecky dalam rapat kerja tersebut, di Gedung DPR Jakarta Senin (29/5/2017).

Sehingga kata Ecky, ketika itu anggota dewan merasa terpukau dengan ucapan dari pemerintah dan sehingga mensahkan UU tax amnesty dalam waktu yang cukup singkat hanya sekitar 3 pekan saja.

"Mungkin ketika itu kita terpukau, kita mau melakukan edukasi-edukasi kepada para Wajib Pajak (WP) untuk ikut tax amnesty," katanya.

Namun sayangnya, kata Ecky, program tax amnesty jauh dari target pemerintah semisal dana tebusan hanya mencapai Rp114 triliun, jauh di bawah target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp165 triliun. "Jadi benar engga itu data, ada enggak itu data," tanyanya. [hid]

 
x