Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 22:25 WIB

DPR: OJK Dikuasai Orangnya Ani dan Agus Marto

Oleh : M fadil djailani | Selasa, 30 Mei 2017 | 10:00 WIB
DPR: OJK Dikuasai Orangnya Ani dan Agus Marto
Menkeu Sri Mulyani dan Gubernur BI Agus Martowardojo - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng menyindir 14 calon Dewan Komisioner OJK yang bakal menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and propert test).

Kata Melchi, sapaan akrabnya, ke-14 nama yang lolos didominasi birokrat yang dekat dengan penguasa. Bisa jadi yang dimaksud penguasa adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo.

"Kalau di luar negeri, komisioner itu dipilih dari industri atau expert. Tapi di Indonesia yang dipilih itu yang dekat dengan penguasa," sindir Melchi saat rapat dengar pendapat dengan asosiasi pasar modal, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (29/5/2017).

Jadi, lanjut politisi senior Golkar ini, bagi yang tak lolos janganlah kecewa. Itu artinya mereka tidak dekat dengan penguasa. Sehingga tak lolos seleksi yang dilakukan pansel yang dipimpin Sri Mulyani, beranggotakan Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Gubernur BI Agus Martowardojo.

"Jadi kalau tidak dekat dengan penguasa, jangan harap bisa masuk Dewan Komisioner OJK," sindirnya lagi.

Hal ini, kata Melchi, dikhawatirkan memengaruhi kinerja serta independensi OJK. Alhasil, lembaga yang baru berumus 4 tahun ini, gagal membawa kemajuan industri keuangan di tanah air.

"Kalau di sini semua birokrat yang belum tentu mengerti tentang pasarnya. semua sistemnya, pokoknya harus begini. Makanya kalau kita lihat kapitalisasi pasar modal kita, jauh dengan Thailand dan Singapura," ujar Melchi.

Sementara itu ditempat yang sama, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Tbk (BEI) Tito Sulistio juga menyindir calon-calon anggota DK OJK yanmg didominasi birokrat dari Kemenkeu dan BI.

"Memang cukup menarik kemarin praktis dari BI dan Depkeu. Calon sekarang pun dari BI dan Depkeu. Saya enggak tahu itu yang paling tepat atau nggak," sindir Tito.

Ya, Tito tak salah. Dari 14 nama yang lolos babak akhir, hanya ada satu kandidat petahana yakni Nurhaida. Sementara dari BI ada tiga nama yakni Wimboh Santoso, Agus Santoso dan Tirta Segara. Apakah ini kebetulan, atau memang ada udang di balik batu. [ipe]

Komentar

 
x