Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 10:03 WIB

Inilah Kiat Pemerintah Jaga Kelesuan Ekonomi

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 31 Mei 2017 | 01:01 WIB
Inilah Kiat Pemerintah Jaga Kelesuan Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sejak kuartal keempat tahun 2016, pemerintah berhasil membalikkan pertumbuhan ekonomi yang sebelumnya melambat. Dengan berbagai kebijakan yang dikeluarkan, pemerintah membuktikan dapat memperbaiki kondisi ekonomi saat kelesuan ekonomi global.

Demi terus memperbaiki kondisi saat ini, beberapa cara ditempuh pemerintah. Di antaranya, mencoba mendorong kertertinggalan yang cukup jauh dalam pembangunan infrastruktur.

"Sebetulnya sudah lama disadari bahwa infrastruktur merupakan sektor penting. Maka dari itu pemerintah kemudian mengundang para investor untuk juga melakukan investasi di bidang infrastruktur," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution dalam Diskusi Indonesia Menuju Ekonomi Berkeadilan di Museum Kebangkitan Nasional, Selasa (30/5/2017).

Darmin menjelaskan pemerintah juga terus mencoba merumuskan beberapa sektor yang sebetulnya merupakan fondasi dari ekonomi yaitu industri manufaktur, pariwisata dan perikanan.

Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah penerapan kebijakan deregulasi dan debirokratisasi. Tujuannya supaya Indonesia semakin menarik dan semakin kompetitif untuk destinasi investasi baik dalam maupun luar negeri.

"Selain pertumbuhan ekonomi mulai membaik, segala kebijakan yang diambil berimbas positif pada turunnya tingkat kemiskinan, turunnya tingkat pengangguran dan gini ratio yang mulai menurun," ujar Darmin.

Sementara itu di tempat yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Iskandar Simorangkir menambahkan pada 1999, gini ratio menunjukkan angka 0,308 dan secara bertahap meningkat 0,41 hingga 2015. "Satu tahun terakhir baru merasakan dampak dari kebijakan ekonomi kita menurunkan gini ratio 0,394 pada September 2016," kata Iskandar.

Meskipun gini ratio cukup menurun, pemerintah menyadari ketimpangan ekonomi masih terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, untuk mengurangi ketimpangan yang terjadi di masyarakat ini. Selain terus menggenjot dan mempercepat pembangunan secara merata.

Hal ini terkonfigurasi dalam Kebijakan Pemerataan Ekonomi terdiri atas 3 area utama, yaitu: (1) kebijakan pemerataan lahan; (2) kebijakan pemerataan kesempatan; dan (3) peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia.

"Maka dari tiga pilar besar inilah, kita turunkan kebijakan untuk mendorong perkembangan ekonomi yang berkeadilan," ujar Darmin.

Dirinya menegaskan diperlukan peranan dari semua pihak sehingga kebijakan ini dapat terlaksana secara efektif dan mencapai tujuan yang diinginkan untuk mengatasi ketimpangan. "Tentu ini jauh dari sempurna dan kita masih perlu mengambil pengalaman dari negara lain," katanya. [hid]

Komentar

 
x