Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 23:47 WIB

DPR Usulkan Pemilihan Komisioner OJK Non Cluster

Oleh : M fadil djailani | Kamis, 1 Juni 2017 | 16:17 WIB
DPR Usulkan Pemilihan Komisioner OJK Non Cluster
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi XI DPR mengusulkan sistem pemilihan komisioner OJK tidak menggunakan clustering. Sehingga calon bisa terpilih menjadi komisioner OJK di bidang lain.

Clustering merupakan spesialisasi bidang atau jabatan yang dilamar para calon DK OJK. Sistem tersebut dimaksudkan untuk memudahkan Pansel melakukan penilaian terhadap para kandidat.

Ada 7 posisi yang diperebutkan oleh 14 kandidat. Masing-masing posisi diperebutkan oleh dua orang. Sehingga nantinya Komsi XI hanya mengeliminasi 1 nama dari masing-masing posisi.

"Ya pembahasan mengenai beberapa di dalam UU OJK memang disampaikan. Namun dari Pansel yang disampaikan kepada Presiden sesuai dengan UU juga," kata Sri Mulyani di Gedung DPR.

Meski begitu, Sri Mulyani menjelaskan bahwa proses pemilihan Dewan Komisioner OJK dilakukan berdasarkan Undang-Undang OJK. Pansel diamanatkan untuk memilih 3 nama dari 7 posisi Dewan Komisioner untuk diserahkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kemudian Jokowi menyaring kembali menjadi 2 nama untuk setiap posisi.

"Di setiap posisi kami memberikan 3 nama, pansel dalam hal ini merekomendasikan 21 nama, yang kemudian dipilih oleh Presiden menjadi 2 itu juga tiap posisi adalah berdasarkan UU," kata Mulyani. [ipe]

 
x