Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 20:10 WIB

Inflasi Mei 0,39%, Darmin Bilang Agak Tinggi

Oleh : Muhammad Fadil Jaelani | Jumat, 2 Juni 2017 | 15:13 WIB
Inflasi Mei 0,39%, Darmin Bilang Agak Tinggi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution - (Foto: Inilahcom/M Fadil Djailani)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada bulan Mei 2017 terjadi inflasi 0,39%. Adapun laju inflasi dari Mei 2016-Mei 2017 (year on year/yoy) sebesar 4,33%, sedangkan untuk tahun kalender inflasi sudah mencapai 1,67%.

Menanggapi hal ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan inflasi kali agak sedikit lebih tinggi dari perkiraan dirinya.

"0,39% ya sedikit tinggi itu. Walaupun tidak tinggi sekali. Artinya untuk mencapai target di bawah 5% masih oke, tapi terlalu tinggi," kata Darmin saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (2/6/2017).

Darmin bilang bahwa pergerakan harga pangan atau volatile food menjelang datangnya bulan puasa tak bisa dihindarkan, sehingga andil untuk laju inflasi pada bulan Mei 2017 agak sedikit lebih tinggi.

"Kalau dari angkanya, sebenarnya agak sedikit tinggi tapi masih batas di bawah 5% rata-rata setahunya. Kan kalau masih di bawah 0,4% itu masih oke kalau kita targetnya di bawah 5% satu tahun. Tapi ya seharusnya di bawah 5% agak ke arah 4%. Kalau tahun lalu kan sekitar 4%. Ya kesimpulannya, masih dalam range yang cukup baik. Tapi sudah mulai mentok," paparnya.

Sebelumnya, Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengungkapkan pada bulan Mei 2017 terjadi kenaikan hampir disemua indeks kelompok pengeluaran.

"Terjadi kenaikan harga diseluruh kelompok pengeluaran, barang dan bahan makanan dan kelompok lain yang memiliki tingkat inflasi yang berbeda," kata Kecuk saat konfrensi pers di Kantornya.

Kecuk pemaparkan untuk kelompok bahan makanan menyumbangkan andil inflasi yang paling besar, dimana pada kelompok ini harga kebutuhan pokok seperti bawang putih sebesar 0,8%.

"Bahwa inflasi kelompok bahan makanan Mei adalah 0,86%, ada beberapa komoditas andil inflasi yang cukup besar adalah bawang putih sebesar 0,08%, ini pergerakan bulanan yah, kalau kita lihat seminggu ini harga bawang putih sudah agak turun," kata Kecuk.

Tak hanya bawang putih, Kecuk juga bilang kenaikan sejumlah komoditas pangan hampir seluruhnya terjadi, seperti telur ayam ras, daging ayam, beras, daging sapi dan cabai merah.

"Hanya cabai rawit yang mengalami deflasi sebesar 0,04% dan bawang merah dan juga tomat sayur yang mengalami deflasi 0,04%," katanya.

Sementara untuk kelompok lain seperti kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,35%, kelompok perumahaan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,35%, kelompok sandang sebesar 0,23%, kelompok kesehatan sebesar 0,37%, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,03% dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,23%. [jin]

 
x