Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 23:57 WIB

Cara Amran Cukupi Kebutuhan Bawang Putih Nasional

Oleh : - | Selasa, 6 Juni 2017 | 07:09 WIB
Cara Amran Cukupi Kebutuhan Bawang Putih Nasional
Menteri Pertanian Amran Sulaiman - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Untuk mencukupi kebutuhan bawang putih di dalam negeri, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengembangkan inovasi. Salah satunya dengan menyiapkan tambahan lahan seluas 60ribu hektar.

"Bawang putih ini sekarang kita pun sebenarnya impor hanya 500.000 ton. Itu butuh lahan 60.000 hektar," kata Amran usai bertemu Presiden Joko Widodo, membahas kestabilan harga dan stok bahan pangan Bulan Ramadan, di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (5/6/2017).

Amran bilang, salah satu daerah yang disiapkan untuk ditanami bawang putih, adalah Temanggung, Jawa Tengah. Sepanjang 2016, jumlah lahan yang ditanami bawang putih seluas 150 hektar. Akan terus ditingkatkan karena cuaca pertanian (agro climate) di Indonesia, sangatlah cocok untuk tanaman bawang putih.

"Sekarang sudah naik 1.000 hektare lebih. Mungkin tahun depan kami naikkan sampai 5.000 atau 10.000 hektare. Jadi, potensi Indonesia ini kita gali karena agro climate-nya cocok," kata Amran.

Amran berkeyakinan, pemerintah dapat menyediakan lahan seluas 60.000 hektar untuk ditanami bawang putih. Berdasarkan data Kementerian Pertanian, produktivitas per hektar lahan menghasilkan 10 ton bawang putih.

Selain Temanggung, Amran mengatakan, persoalan impor bawang putih dapat diselesaikan apabila dibantu dengan daerah-daerah lain di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Barat yang memiliki iklim serupa.

Pada 2017, Kementerian Pertanian menargetkan perluasan lahan tanam bawang putih di Temanggung menjadi 800 hektar, kemudian 10.000 hektar pada 2018 dan 20.000 hektar di 2019.

"Kementerian Pertanian juga memberikan program bantuan budidaya bawang putih totalnya senilai Rp15 miliar kepada petaninya di Temanggung sebagai bentuk keberpihakan kepada petani domestik," papar Amran. [tar]

Tags

 
x