Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 23:53 WIB

Fit and Propert Test OJK

Mereka yang Tersingkir di Ruangan Komisi XI DPR

Oleh : M Fadil Djaelani | Jumat, 9 Juni 2017 | 09:09 WIB
Mereka yang Tersingkir di Ruangan Komisi XI DPR
Agus Santoso, Sigit Pramono dan Firmanzah - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Dari proses uji kelayakan dan kepatutan OJK ada sejumlah fenomena menarik. Beberapa kandidat yang kondang, tapi miskin dukungan dari DPR. Kenapa?

Setelah melakukan uji kelayakan dan keepatutan atau fit and propert test teradap 14 kandidat komisioner OJK, Komisi XI menggelar voting tertutup. Hasilnya, ada yang gembira namun adapula yang menuai hasil tragis.

Misalnya, Agus Santosa yang mengincar posisi wakil ketua OJK merangkap ketua etik hanya mendapat 3 suara. Kegagalan Agus bisa jadi karena rekam jejaknya saat menjadi Ketua Umum Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) pada 2010 yang rajin melawan rencana pembentukan OJK.

Setali tiga uang, ekonom Universitas Paramadina, Firmanzah yang menginginkan kursi Kepala Eksekutif bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, harus berlapang dada. Dia hanya didukung 13 suara. Kalah dari Tirta Segara, calon dari Bank Indonesia yang mereguk 51 dukungan.

Siapa tak kenal Firmansyah? Mantan Staf Khusus bidang ekonomi mantan Presiden SBY ini, dikenal cerdas barus. Dirinya juga sangat digandrungi kalangan kuli tinta, lantaran sikapnya yang low profile.

Dan, Sigit Pramono, mantan ketua Perbanas yang sempat mengecap kursi Dirut Bank BNI. Pria kelahiran Batang, Jawa Tengah ini hanya didukung 4 suara. Ya, bisa jadi lobi politik para orang-orang top ini kurang trengginas. Atau, mereka lebih mengedepankan apa adanya, bukan ada apanya. [ipe]

 
x