Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 22:25 WIB

Ini Tantangan Wimboh, Nahkoda Baru OJK

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 9 Juni 2017 | 10:37 WIB
Ini Tantangan Wimboh, Nahkoda Baru OJK
Wimboh Santoso - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) periode 2017-2022 hasil seleksi Komisi XI DPR harus mampu menjaga stabilitas sistem keuangan, mengatur, pengawasan dan melindungi untuk berjalannya industri keuangan yang sehat.

"Tantangan utama tentu adalah istilahnya jaga stabilitas sistem keuangan dan kemudian bagaimana OJK ini jadi lembaga pengawasan yang kredibel di IKNB. Seperti penyelesaian masalah AJB Bumiputera," kataAnggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo, Kamis Malam (8/6/2017).

Namun tak hanya soal itu, politisi PDIP ini mengingatkan juga tentang Perppu keterbukaan informasi data perpajakan yang saat ini ramai diperbincangkan, OJK harus hadir dan mensosialisasikan maksud dan tujuan Perppu tersebut.

"Lagi ramai masalah perppu pertukaran data, itu bagaimana masalah penerapan enggak timbulkan gejolak," katanya.

"Kemudian naikan efisiensi di perbankan kita dan kembangkan pendanaan jangka panjang untuk infrastruktur itu dan juga enggak kalah pentingnya perlindungan konsumen investasi bodong," paparnya.

Komisi XI DPR RI telah memilih Ketua Dewan Komisioner beserta enam anggota lain komisioner periode 2017-2022. Untuk posisi ketua dijabat Wimboh Santoso, sementara Sigit Pramono terjungkal.

Dalam voting yang digelar Komisi XI, Kamis (8/6/2017), Wimboh mendapatkan dukungan sebanyak 50 suara, sementara Sigit hanya 4 suara. Sedangkan 1 suara abstain, alias tak memilih.

Sementara posisi Wakil Ketua plus Ketua Komite Etik, terpilih Riswinandi dengan 50 suara. Selanjutnya Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Merangkap Anggota, Heru Kristiyana unggul dengan 39 suara, mengalahkan Agusman.

Selanjutnya posisi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Merangkap Anggota, petahana Nurhaida berhasil mempertahankan posisi. Dia mengalahkan Arif Bahardin dengan dukungan 54 suara.

Selanjutnya posisi Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya merangkap Anggota, Hoesen yang terpilih dengan 34 suara. Posisi Dewan Audit merangkap Anggota, Ahmad Hidayat mengalahkan Haryono Umar, dengan perolehan 22 suara.

Posisi terakhir, Kepala Ekskutif Edukasi dan Perlindungan Konsumen jatuh ke tangan Tirta Segara yang mengalahkan Prof Firmanzah dengan 51 suara. "Bisa saya sahkan yah," kata Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng, Kamis Malam (8/6/2017).

Sebelumnya Melchi, sapaan akrabnya bilang, Komisi XI DPR hanya memilih ketua dan enam komisioner OJK. "Untuk wakil ketua diputuskan mereka. Rapat dewan komisioner PJK-lah yang putuskan itu, bukan DPR. Itu bunyi undang-undang OJK," papar Melchi.

Berikut nama-nama yang yang akan memimpin DK OJK untuk Periode 2017-2022.

1. Ketua merangkap Anggota: Wimboh Santoso
2. Ketua Komite Etik merangkap Anggota: Riswinandi
3. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota: Heru Kristiyana
4. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap Anggota: Nurhaida
5. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya merangkap Anggota: Hoesen
6. Ketua Dewan Audit merangkap Anggota: Ahmad Hidayat
7. Kepala Ekskutif Edukasi dan Perlindungan Konsumen: Tirta Segara. [hid]

Komentar

 
x